Masih Banyak yang Tak Berizin di Kota Batu, Satpol Hentikan Pengerjaan Perumahan

6
SIDAK: Komisi A bersama OPD terkait sidak perumahan bandel di Desa Beji, Kecamatan Junreo, Kota Batu Rabu (7/4) siang.(NMP/KERISDIANTO)

KOTA BATU, NewMalangPos – Komisi A DPRD Kota Batu bersama Kepala Desa Bumiaji, Satpol PP, dan Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (DPMPTSPTK) Kota Batu melalukan sidak salah satu perumahan tak berizin yang ada di Desa Beji, Kecamatan Junreo, Kota Batu Rabu (7/4) siang.

Tanpa tedeng aling-aling, Satpol PP sebagai OPD penegak Perda langsung meminta agar pengembang menutup sementara waktu pembangunan perumahan. Pengembang diminta untuk mengurus segala kelengkapan Ijin Mendirikan Bangunan (IMB) dan menyerahkan PSU sebelum kembali melanjutkan pembangunan.

“Dari hasil sidak kami langsung sampaikan ke pengembang untuk menghentikan aktivitas sekarang juga. Kami minta agar pengembang mengurus mulai awal ke DPMPTSPTK terlebih dahulu. Juga sosialisasi ke Pemdes terkait adanya pembangunan perumahan,” ujar Adhim kepada New Malang Pos siang ini.

Sementara itu, Anggota Komisi A DPRD Kota Batu, Kukuh Kusbiyanto menyampaikan untuk legalitas perumahan di Beji memang sedang dalam proses perizinan. Namun yang disayangkan, pembangunan sudah berlangsung dan telah terjual 30 unit dari total 44 unit rumah.

“Karena kami minta agar pengembang menyelesaikan legalitas. Begitu juga untuk PSU seperti tanah makam harus dipenuhi. Kami sendiri dari DPRD akan proaktif menindaklanjuti informasi dari masyarakat dengan adanya perumahan tak berizin. Kemudian meminta kepada OPD terkait untuk menindaklanjuti,” bebernya.

Lebih lanjut, legalitas dan penyerahan PSU sangat penting. Pasalnya hal tersebut akan menjamin hak user seperti tahan makam hingga prasarana lainnya. Serta setiap pengembang harus izin atau sosialisasi terlebih dahulu ke Pemdes dan masyarakat sekitar. (eri/ley)