Mantap Berburu Kiper Asing

11

MALANG, NewMalangPos – Arema FC masih berusaha mewujudkan rencana mendatangkan kiper asing. Opsi memiliki pemain asing di bawah mistar ini sudah sempat mengemuka sebelum Piala Menpora 2021 bergulir. Rencana manajemen itu semakin menguat karena ide mendatangkan kiper asing mulai disetujui internal klub.

General Manager Arema FC Ruddy Widodo menyebutkan, bukan hanya dirinya yang menyetujui, namun juga jajaran pelatih dan direksi. “Jadi itu bukan ide saya sendiri, tapi juga ide pelatih dan direksi. Kiper wajib asing. Direksi juga sama, wajib asing,” tegas Ruddy.

Keinginan mendatangkan kiper asing ini tidak lain karena kegalauan Arema FC yang tak kunjung henti. Pasalnya, ekspektasi mencari pengganti sepadan Kurnia Meiga sejak tahun musim 2017/2018 belum juga ketemu. Setelah beberapa musim mencoba kiper lokal yang dimiliki, keinginan tersebut mencapai puncaknya di musim ini.

Ruddy pun menyadari sejumlah kalangan kurang setuju dengan ide kiper asing ini. “Intinya seperti ini, saya ingin tahu apakah ada kiper lokal yang kualitasnya sama dengan Kurnia Meiga? Jangankah melebihi dia, minimal yang kualitasnya sama. Kalau ada, tentu akan dikontrak. Tapi karena setahu saya tidak ada, makanya kami mencari yang asing,” ucap Ruddy.

Ada dua kiper lokal yang berada di dalam skuat sejak Kurnia Meiga tidak lagi memperkuat Arema FC di musi 2017/2018. Keduanya adalah Kartika Ajie dan Utam Rusdiana. Keduanya memliki statistik yang tidak begitu baik sejak bergantian dipercaya menjaga gawang Arema FC.

Utam yang bermain sebanyak 18 kali pada musim 2017/2018 kebobolan 23 kali dan hanya mencatatkan lima kali nirbobol (cleansheet). Musim berikutnya, dari 13 kali penampilan, ia juga kemasukan 23 kali dan hanya mencatatkan dua kali nirbobol. Pada Piala Menpora 2021, dia bermain sekali dan harus kebobolan tiga kali.

Kartika Ajie baru mencatatkan dua penampilan di musim 2017/2018. Namun, dirinya sudah kebobolan lima gol dan belum pernah nirbobol. Di musim selanjutnya, dari 19 kali penampilan, Ajie kebobolan 36 gol dan hanya mencatatkan empat kali cleansheet. Di awal musim berikutnya, dia belum pernah bermain kembali sampai Piala Menpora 2021 lalu karena dibekap cedera.

Sementara itu, kiper baru Teguh Amiruddin yang memperkuat Arema FC tiga kali di Liga 1 musim 2019/2020 juga kebobolan empat kali dan hanya sekali tanpa kebobolan. Kemudian pada Piala Menpora 2021, Teguh kemasukan tiga gol dari dua pertandingan.

Arema FC bukan sekali ini saja mencoba menggunakan jasa pemain asing di bawah mistar. Di musim 2018 merupakan gebrakan pertama Arema FC dengan mendatangkan Srdan Ostojic sebagai pelengkap komposisi kiper. Namun, penjaga gawang kelahiran Serbia itu hanya mampu mencatatkan empat kali bermain di Liga 1. Dia pun sempat kalah bersang dengan Utam Rusdiana kala itu.

Proses pencarian kiper asing ini pun terus berlanjut. Usai memastikan nama Arthur Cunha sebagai prioritas pertama pemain asing untuk posisi stopper, posisi kiper digadang-gadang juga diisi oleh pemain Amerika Latin.

“Posisi stopper kan Insyaallah Arhur Cunha. Tinggal dua lagi yang kami upayakan mencari pemain asing di posisi playmaker dan striker. Di antara playmaker dan striker itu salah satu harus slot Asia. Soalnya dua slot kan sudah diisi pemain Brazil (stopper dan kiper),” papar Ruddy. (abr/ley)