Mantan Ketua PWI Margiono, Meninggal Dunia

Margiono yang merupakan mantan ketua PWI Pusat meninggal dunia

NEWMALANGPOS-Kabar duka bagi dunia pers. Margiono mantan Ketua PWI meninggal dunia. Wartawan senior tersebut sempat terinfeksi Covid-19. Kabar Margiono yang merupakan mantan ketua PWI Pusat meninggal dunia telah beredar di grup WhatsApp para wartawan pagi ini, Selasa (1/2).

Margiono meninggal dunia di usia 62 tahun. Mantan ketua PWI pusat tersebut, sempat dikabarkan terinfeksi covid-19. Ketua SIWO PWI Pusat, Suryansyah membenarkan Margiono meninggal dunia sekitar pukul 09.45 WIB di Jakarta. Dalam beberapa waktu terakhir, Margiono dikabarkan menjalani perawatan di RSPP Modular, karena sakit yang diderita.

Baca Juga :  Update Corona 17 Oktober: 357.762 Positif, 12.431 Meninggal

Salah satu kabar duka yang beredar di Grup WhatsApp adalah dari sang istri yakni Umi Rahayu. Margiono merupakan wartawan senior yang telah lama berkarir di tanah air. Kemudian menjadi ketua PWI selama dua periode.

Dikutip dari Radar Cirebon, wartawan senior tersebut pertama kali terpilih pada tahun 2008. Kemudian kembali menjabat hingga akhir masa baktinya pada 2018. Sebelumnya, Dahlan Iskan dalam catatannya sempat mengulas kondisi Margiono yang sakit dan harus menjalani perawatan.

“Teman satu lagi kini sedang di ICU rumah sakit Pertamina. Anda sudah tahu namanya: Margiono,” tulis Dahlan di laman Disway.

Baca Juga :  Jelang Panen Raya Harga Beras di Banyuwangi Merosot

Margiono merupakan Dirut Harian Rakyat Merdeka. Ia juga dua periode menjabat Ketua Umum PWI Pusat.

Sebelum masuk ICU karena sakit, keluarga tidak menduga ada infeksi covid-19. Namun ada keluhan sesak nafas. Saat perawatan tersebut, dia juga sempat cuci darah dan membuat kondisinya cukup membaik. Cuci darah tersebut sampai dilakukan ketiga kalinya, karena ada gangguan pada ginjal.

Sebagai informasi, Margiono merupakan wartawan senior yang sudah berkarier sejak zaman Orde Baru. Dia pernah menampilkan cover Presiden Soeharto berpakaian raja dalam kartu king di majalah D&R. Cover ini membuat heboh masa itu. Aksi berani ini membuat majalah tersebut kehilangan SIUPP. (yud/rdr/cir/jon/nmp)

artikel Pilihan