MAN Kota Batu Gelar Safari Literasi untuk Negeri

1
Adi Yusuf S, alumnus MAN Kota Batu yang membawakan materi tentang penulisan pentigraf atau cerpen pada peserta di MAN Kota Batu.(NMP/MUHAMMAD FIRMAN)

Ajak Siswa-Siswi Produktif Terbitkan Antologi

KOTA BATU, NEW MALANG POS – Mencetak penulis-penulis hebat. Itulah yang telah dilakukan bertahun-tahun oleh MAN Kota Batu dalam membimbing siswa-siswinya untuk menerbitkan buku-buku berkualitas.

Melalui acara tahunan seminar Safari Literasi untuk Negeri bertemakan ‘Menyapa Dunia dengan Aksara’ menjadi agenda tahunan untuk menggiatkan siswa-siswinya berliterasi.

Sebanyak 35 siswa-siswi ikut andil dalam acara yang digelar oleh OSIS MAN Kota Batu setiap tahun. Diharap dengan kegiatan tersebut tercipta buku antologi dari semua peserta. Hal itu diungkapkan oleh Koordinator Kegiatan Sabilla Amirulloh, S.Sos, M.Si.
“Kegiatan Safari Literasi untuk Negeri ini yang kami selenggarakan bertujuan untuk memberikan pembelajaran bagi siswa-siswi bagaimana cara teknis menulis dengan baik,” ujar Sabil kepada New Malang Pos.

Lebih lanjut, usai mengikuti safari literasi, peserta tidak hanya belajar cara menulis yang baik. Namun peserta mampu menerbitkan buku bersama.
“Goal kegiatan ini tidak cuma belajar nulis. Tapi setelah itu akan kami bikin grup whatsapp dengan ada pendampingan penulisan sampai minimal terbit buku antologi,” bebernya.

Setiap tahunnya, MAN Kota Batu juga menggelar kegiatan Safari Literasi setiap tahunnya. Serta setiap tahun juga lahir buku baru dari kegiatan tersebut.
“Untuk tahun 2020 lalu melalui kegitan yang sama peserta telah menerbitkan buku antologi berjudul ‘Bring Me To Jannah’. Buku tersebut berisi kumpulan tulisan dari 16 siswa-siswi MAN Kota Batu dari total 100 peserta yang berpartisipasi,” paparnya.

Sementara itu, salah satu pemateri yang juga alumnus MAN Kota Batu Adi Yusuf S membawakan materi tentang penulisan pentigraf atau cerpen dan Ali Hasan Assidiqi membawakan materi tentang esai karya tulis ilmiah dan tips penulisan karya ilmiah. Mereka mengajak siswa-siswi bagaimana cara membuat sebuah cerpen.

“Pertama untuk membuat cerpen seorang harus fokus persoalan yang dihadapi oleh tokoh atau tema yang diangkat. Kemudian elemen narasi yang berupa tokoh, alur, latar dihadirkan secara bersama-sama dalam jalinan yang utuh,” kata pendiri komunitas Literasi Teman Aksara ini.

Selanjutnya untuk membuat cerpen yang menarik, penulis harus memiliki kedalaman emosi. Cerpen yang baik mesti dapat membuat pembacanya merasakan dan memancing emosi dari tokoh dan ceritanya seperti kisah tentang cinta, keadilan, penyelamatan, kebebasan, pengorbanan dan banyak lagi.
“Serta yang penting, penulis juga memiliki pengetahuan yang luas. Salah satu caranya dengan membaca karya sastra dari banyak penulis. Kemudian dari berbagai karya itu bisa mengevaluasi, mencermati dan menganalisis,” pungkasnya. (eri/jon)