Uskup Minta Pemkot Perhatikan Guru Sekolah Minggu

New malang Pos
Wali Kota Malang Sutiaji bersama Wawali Sofyan Edi Jarwoko berdialog dengan Keusukupan Malang dalam upaya bersama mencegah penyebaran Covid-19.

NEW MALANG POS, MALANG – Langkah cepat Keusukupan Malang dalam mengkoordinir gereja-gereja Katolik di Kota Malang taat dan displin protokol kesehatan Covid-19 mendapat apresiasi Wali Kota Malang Drs H Sutiaji. Gereja-gereja Katolik di Kota Malang sudah patuh untuk memberikan batasan ibadah untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Hal ini disampaikannya, Selasa (25/8) kemarin, saat berdialog dengan jajaran Keuskupan Malang di Gedung Widya Bhakti di Jalan Guntur No. 1 Kota Malang.  Menurut Sutiaji, tempat ibadah menjadi salah satu kawasan berkerumun warga.  Meski begitu, sejak awal pandemi Covid-19 muncul, gereja-gereja Katolik di Kota Malang sudah patuh untuk memberikan batasan ibadah dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19 hingga saat ini.

“Peran serta Keuskupan gereja katedral dalam menjaga dan menciptakan kondusifitas antara jemaatnya merupakan wujud sumbangsih yang besar bagi Kota Malang,” kata Sutiaji yang hadir bersama Wakil Wali Kota Malang Ir H Sofyan Edi Jarwoko.

Orang nomer satu di Balai Kota Malang itu memberikan apresiasi dengan membuka kesempatan mendengarkan apa-apa saja yang menjadi kebutuhan Keuskupan Malang. Utamanya dalam mendukung pembangunan daerah dan jemaat gereja.

Salah satu yang menjadi perhatian dari dialog tersebut adalah permintaan para romo akan insentif dari Pemkot Malang yang dapat diterima oleh guru sekolah minggu.

“Juga permohonan bantuan tenaga Dispendukcapil saat pelaksanaan pernikahan di gereja agar lebih memudahkan dalam pengurusan administrasi selama masa pandemi. Nanti pasti akan kami tindak lanjuti,” ungkap Sutiaji saat dikonfirmasi.

Sutiaji berharap Keuskupan Malang secara intens juga menjalin kolaborasi dengan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Malang. Agar program kerjanya selaras dan mampu memberikan dampak positif pada masyarakat Kota Malang.

Sementara itu, Uskup Malang Mgr Henricus Pidyarto OCarm memberi apresiasi pada pemimpin daerah Kota Malang. Atas upaya membuka dialog dan bersilahturahmi dengan pengurus gereja dan Keusukupan Malang.

“Silaturahmi yang digelar ini merupakan salah satu wujud nyata jalinan kedekatan Bapak wali kota dengan jemaat. Ke depan saya berharap kegiatan ini dapat berjalan secara ajeq agar saran dan harapan para jemaat dapat tersampaikan pada Pemkot Malang,” tandas pria yang akrab disapa Romo Pid ini.

Putaran silaturahmi wali Kota Malang dengan tokoh-tokoh agama lain akan terus berlangsung secara bergiliran sampai dengan tanggal 15 September  mendatang. Setelah ini akan dilakukan kegiatan serupa di Vihara, Gereja Sidang Jemaat Allah “Shalom”, Klenteng Eng An Kiong dan Pura Lesanpuro. (ica/aim)