Susun RKPD 2022, Pemkot Libatkan Masyarakat

new malang pos
Wali Kota Malang Sutiaji menjelaskan teknis penyusunan ranwal RKPD 2022 secara virtual.

NewMalangPos, MALANG – Pemerintah Kota Malang melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Malang menggelar Forum Konsultasi Publik untuk menyusun Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Tahun 2022, di Ngalam Command Center, Rabu (20/1) kemarin secara daring.

Forum Konsultasi Publik ini diikuti oleh berbagai kalangan, mulai dari unsur legislatif, akademisi hingga komunitas agar RKPD yang disusun lebih komprehensif dan berkualitas.

Forum Konsultasi Publik tersebut juga dilakukan untuk memenuhi tahapan penyusunan RKPD sesuai dengan amanat Permendagri Nomor 86 Tahun 2017.

“Kegiatan ini juga dimaksudkan sebagai sarana komunikasi interaktif dan dialog membangun antara seluruh pemangku kepentingan Kota Malang, baik eksekutif, legislatif, akademisi, dan komunitas,” sebut Kepala Bappeda Kota Malang, Dwi Rahayu.

Wali Kota Malang, Drs. H. Sutiaji mengatakan, forum tersebut merupakan salah satu tahapan untuk mendapatkan saran dan masukan dari publik. Tahapan ini menjadi sebuah konsultasi publik yang nantinya menjadi acuan untuk menyusun dokumen induk rancangan pembangunan tahun 2022.

“Konsultasi publik tidak dapat terpisahkan dari yang namanya proses membuat aturan. Kami melibatkan seluruh komponen masyarakat untuk merangkum aspirasinya. Hari ini (kemarin, red) kami mulai dengan rancangan awal RKPD,” ujar Sutiaji di awal pembukaannya.

Pada forum tersebut, ada beberapa prioritas yang diangkat, diantaranya peningkatan pelayanan kesehatan dan pendidikan, optimalisasi kecamatan atau kelurahan tangguh, pembangunan infrastruktur secara terintegrasi dan pemulihan ekonomi dengan menumbuhkan dan meningkatkan ekonomi kreatif.

Sutiaji menyebutkan, tema yang diangkat untuk RKPD tahun 2022 yakni ‘Peningkatan akses dan kualitas layanan dasar, pemantapan industri kreatif masyarakat dan pemulihan sosial ekonomi serta peningkatan infrastruktur terintegrasi. Sutiaji menekankan, poin integrasi inilah yang menjadi kunci agar misi Kota Malang dapat terwujud.

“Basicnya terintegrasi. Goalnya adalah Malang Bermartabat. Apapun yang jadi kegiatan kita selalu yang aspiratif. Kami tidak jalan di tempat dan selalu futuristik menatap masa depan,” tandasnya. (ian/aim)