Semarak Festival Panji Nusantara 2020

NEW MALANG POS, MALANG – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia bekerjasama dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jawa Timur dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang menggelar kembali Festival Panji Nusantara 2020. Acara yang digelar selama dua hari di Taman Krida Budaya, dibuka  Jumat (27/11) kemarin yang disiarkan secara langsung di channel P dan K Kota Malang dan Disbudpar Jatim.

Festival Panji yang merupakan salah satu event akbar tahunan tersebut, kali ini mengangkat tema literasi dan visualisasi budaya Panji. Tidak hanya menampilkan budaya panji dari Kota Malang saja, namun juga menampilkan beragam budaya panji dari beberapa wilayah di sekitar Kota Malang, seperti budaya panji dari Kabupaten Malang, Kabupaten Kediri, Kabupaten Mojokerto, Kabupaten Blitar, hingga akan ada kolaborasi budaya antara Surabaya (Indonesia)-Ecuador (Amerika Latin)

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang, Dra Zubaidah M.M yang membuka Festival Panji Nusantara 2020 ini mengatakan, acara tersebut dapa terselenggara berkat kerjasama yang baik antara pemerintah pusat dengan pemerintah daerah.

“Terima kasih atas kerjasama yang baik antara kementerian, provinsi dan daerah tingkat dua. Hal ini jarang sekali terjadi tapi kenyataan bisa dilihat mulai tadi sore (kemarin, red) hingga besok Insya Allah berjalan dengan baik,” ujar Zubaidah.

Selain penampilan budaya panji, Festival Panji Nusantara 2020 ini juga menyuguhkan berbagai pameran budaya dan juga seminar tentang ragam budaya. Sehingga dengan mengikuti festival ini, diharapkan setiap pengunjung dapat mendapatkan berbagai ilmu tentang kebudayaan yang ada di nusantara, khususnya budaya Panji.

“Harapannya mengimplementasikan dan mewujudkan tujuan daripada kegiatan ini. Dan (juga) visi kementerian memajukan pendidikan dan melestarikan kebudayaan,” tambah Zubaidah.

Judi Wahjudin, Direktur Pembinaan Tenaga dan Lembaga Kebudayaan, mengatakan, masyarakat Kota Malang patut berbangga karena Festival Panji Nusantara dapat tetap terlaksana meski di tengah situasi pandemi. Seperti yang terlihat di lokasi, protokol kesehatan sangat ketat diterapkan selama acara festival. Mulai dari ukur suhu tubuh hingga rapid test.

“Banyak rambu rambu atau protokol Covid-19 yang menjadi perhatian kita semua, Kota Malang masih tetap bisa melaksanakan Festival Panji Nusantara yang banyak diapresiasi oleh masyarakat baik di dalam maupun di luar negeri,” kata Judi.

Judi menambahkan, Festival Panji Nusantara tak dapat dipungkiri memang nampak berbeda dibanding tahun sebelumnya. Namun, tentunya tidak mengurangi esensi dan tujuan acara festival. Festival Panji Nusantara 2020 ditayangkan secara langsung melalui YouTube yang dapat dilihat oleh masyarakat dimanapun berada.

“Kali ini saya yakin kemasannya berbeda dengan tahun sebelumnya, karena  ditayangkan secara daring. Dengan demikian masyarakat luas dapat menyimak dan menikmatinya dan mudah mudahan dapat menjadi imun buat kita semua biar tetap sehat di masa pandemi,” ujar Judi.

Judi berharap, Festival Panji Nusantara akan terus memberikan pengetahuan tentang budaya panji yang ada di berbagai daerah.

“Mudah – mudahan dapat bersinergi dan membuahkan hasil yang positif dengan selalu mengedepankan partisipasi masyarakat, local wisdom, kebersambungan, jejaring, lebih ditingkatkan lagi dengan ragam budaya yang lain sehingga kita selalu mengeksplorasi potensi warisan budaya yang ada di nusantara ini,” katanya. (ian/aim)