Pulihkan Ekonomi, Pemkot Siapkan Insentif dan Kemudahan Investasi

new malang pos
Wakil Wali Kota Malang, Sofyan Edi Jarwoko bersama Kepala Disnaker PMTPSP Kota Malang Erik Setyo Santoso dan perwakilan akademisi di Ngalam Command Center (NCC) Balai Kota Malang, membahas Penyusunan Position Paper Rancangan Peraturan Daerah tentang Tata cara Pemberian Insentif dan Kemudahan Investasi Kota Malang Tahun 2021.

NewMalangPos, MALANG – Percepatan pemulihan ekonomi akibat dampak Covid-19 terus dilakukan Pemkot Malang. Salah satunya melalui pemberian insentif dan kemudahan investasi bagi para investor yang akan menanamkan investasinya di Kota Malang.

Rumusan kebijakan pemberian insentif dan kemudahan investasi tengah digodok Pemkot Malang melalui Dinas Tenaga Kerja, Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (Disnaker PMPTSP) Kota Malang bersama kalangan akademisi. Kamis (4/2) kemarin, dilakukan pembahasan perumusan kebijakan itu bersama Wakil Wali Kota Malang, Sofyan Edi Jarwoko bersama Kepala Dinas Tenaga Kerja, Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Erik Setyo Santoso dan perwakilan akademisi di Ngalam Command Center (NCC) Balai Kota Malang, dalam Kegiatan Penyusunan Position Paper Rancangan Peraturan Daerah tentang Tata cara Pemberian Insentif dan Kemudahan Investasi Kota Malang Tahun 2021.

“Dampak ekonomi akibat pandemi Covid-19 ini sangat luar biasa. Pertumbuhan ekonomi melambat, pengangguran menjadi bertambah. Kita mengantisipasi sedini mungkin agar krisis ekonomi ini tidak menjadi krisis lainnya, seperti krisis sosial,” kata Sofyan Edi Jarwoko.

Dijelaskannya, Pemkot Malang berupaya menyusun regulasi yang memberikan kemudahan investor masuk. Salah satunya dengan merusmuskan insentif-insentif yang dapat dijadikan sebagai fasiltasi kemudahan. Itulah yang hendak dirumuskan dalam waktu dekat ini.

Harapannya pelaku usaha tidak segan menanamkan investasinya di Kota Malang. jika invetasi jalan, ekonomi di Kota Malang akan terus bergerak.

“Pemberian insentif ini nantinya yang akan dirumuskan detailnya. Bisa dengan keringanan pajak atau retribusi dan lainnya. Kami ingin regulasi ini secepatnya bisa diterapkan,” tegas Sofyan Edi.

Kepala Disnaker PMPTSP Kota Malang Erik Setyo Santoso MT menegaskan, regulasi dalam bentuk Perda ini, nantinya akan mengatur regulasi demi kemudahan investasi.

Sejumlah kemudahan investasi mulai keringanan pajak, keringanan retribusi, hingga kemudahan dari sisi mekanisme perizinan disusun dalam regulasi ini. Dan masih banyak lagi kemudahan yang akan diberikan. Harapannya memiliki daya ungkit pemulihan ekonomi di Kota Malang

 “Akan ada juga beberapa privilege yang diatur sesuai jenis usaha, jenis investasi dan bagaimana mekanisme perizinannya dipermudah. Intinya komitmen kita kesana untuk mempercepat pemulihan ekonomi Kota Malang,” tegas Erik.

Langkah ini menurutnya sebagai langkah ‘extraordinary’ mengingat pentingnya untuk pemulihan ekonomi di tengah pandemic Covid-19. Penyusunan draft Ranperda Mekanisme Pemberian Insentif dan Kemudahan Investasi ini disusun bersama tim ahli dari Universitas Brawijaya (UB) Malang. Targetnya, pembahasan draft ini akan selesai pada triwulan pertama tahun ini.

Setelah itu akan segera disampaikan kepada legislative untuk pembahasan Ranperda. Kebijakan ini menjadi urgent karena diyakini dapat memberi dampak beragam. Harapannya, pelaku usaha tidak ragu menanamkan investasi sehingga berefek domino pada pertumbuhan ekonomi di Kota Malang.

“Ini policy (kebijakan) yang cukup urgent dan harus segera dilakukan dalam rangka pemulihan ekonomi. Karena nanti akan menimbulkan multi effect, bisa ke sektor peningkatan PAD (Pendapatan Asli Daerah) juga dan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. (ica/dj7/aim)