Plengsengan Ambrol Ancam Pondasi Jembatan

new malang pos
Plengsengan di atas jembatan di Polehan mengancam pondasi jembatan yang ada di atasnya. (NMP-IPUNG PURWANTO)

NewMalangPos, MALANG – Plengsengan setinggi kurang lebih empat meter dan panjang enam meter di Kelurahan Polehan ambrol pada Minggu (14/2) malam. Diduga plengsengan tersebut ambrol karena arus sungai dan menyebabkan bangunan tidak kuat. Kondisi itu mengancam pondasi jembatan di atasnya.

“Dulu pernah sekitar 1997 pas pertama kali pindah sini. Kalau di sini tidak. Jadi ini pertama kalinya,” ujar Nahria, warga sekitar Jalan Kresno RT 1 RW 1 Kelurahan Polehan yang rumahnya berada disisi jembatan, Senin (15/2).

Menurut Nahria, peristiwa tersebut terjadi setelah hujan. Namun dikatakannya hujan tidak terlalu deras, hanya gerimis biasa saja.

“Ya tidak ada apa-apa. Hujan juga tidak. Tiba-tiba ada suara keras. Terus tetangga ikut lihat ternyata yang dibawah ini (plengsengan ambrol),” imbuhnya.

Nahria dan warga sekitar menduga kualitas bangunan juga menjadi faktor penyebabnya. Bahkan Nahria menyebut saat dibangun saja, ada beberapa bagian plengsengan yang retak.

“Lupa kapan persisnya. Yang jelas waktu dibangun penambahan itu (pelebaran plengsengan) pun sempat retak. Walaupun sudah ditambal, lama lama nge-rong (berongga) pernah saya lihat,” ceritanya.

Meski rumahnya berada persis di sisi jembatan, ia tidak terlalu khawatir. Namun ia tetap berharap ada bantuan dari pemerintah untuk memperbaiki.

“Kerja bakti warga belum ada. Tapi ini tadi ada orang orang pemerintahan kurang tahu dari mana. Ya semoga ada perbaikan,” tandasnya.

Sementara itu Kepala BPBD Kota Malang, Alie Mulyanto mengatakan, pihaknya akan melakukan asesmen di lokasi. Selanjutnya akan diberikan penanganan sesuai dengan yang dibutuhkan.

“Yang paling utama adalah kita sosialisasikan pengurangan risiko bencana,” katanya. (ian/aim)