Pansel Lelang Enam Jabatan Kadis

NewMalangPos, MALANG – Pemkot Malang mulai membuka lelang jabatan (open bidding) untuk enam jabatan yang kosong. Ada jabatan yang sudah kosong selama satu tahun lebih, ada juga jabatan yang baru kosong setelah mutasi jabatan, Senin (8/2).

Ada juga yang akan segera kosong pada bulan depan, yakni Kepala Dinas Perpustakaan Umum dan Arsip Daerah Kota Malang Sapto Prapto Santoso. Meski sudah mengantongi SK pensiun, Senin (8/2), Sapto yang semula staf ahli mendapat jabatan baru kepala Dinas Perpustakaan Umum dan Arsip Daerah.

Ketua Pansel Pengisian JPT Pratama Pemkot Malang Drs Abdul Malik menjelaksan, ada 6 dilelang jabatannya, antara lain Staf Ahli Bidang Hukum, Pemerintahan dan Politik Kota Malang, kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM Kota Malang.

Kemudian kepala Dinas Kesehatan, kepala Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan, kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, dan terakhir kepala Dinas Perhubungan Kota Malang.

“Pendaftaran dimulai 9 hingga 16 Februari,” kata Malik.

Dijelasklannya, Pansel akan melakukan seleksi administrasi dan penelusuran rekam jejak. Pada 17 Februari, pengumuman hasil seleksi administrasi dan penelusuran rekam jejak akan disampaikan.  Setelah itu, pada 18-19 Februari akan dilakukan penilaian kompetensi bidang. Pada 19 Februari, lanjut Malik, akan ditetapkan hasil penilaian akhirnya. Pengumuman hasil penilaian akhir oleh tim Pansel akan dilakukan pada 22 Februari.

“22 Februari ini juga hasil akan dilaporkan ke KASN. Setelah itu menunggu hasil,” tutur Malik.

Untuk persyaratan administrasi dan syarat lainnya calon peserta seleks bisa langsung mengakses website resmi BKPSDM Kota Malang.  Salah satu diantaranya memiliki pangkat/golongan paling rendah Pembina (IV/a). Sedang/pernah menduduki jabatan administrator (eselon III a) atau jabatan fungsional jenjang ahli Madya paling singkat 2 tahun. Kemudain berusia setinggi-tingginya 56 tahun per 1 Maret 2021.

Tidak hanya ini, Pemkot Malang juga akan mengisi jabatan Sekda Kota Malang yang akan kosong per 1 Maret nanti. Pansel Sekda sudah dibentuk. Hanya saja pengumuman proses belum diumumkan. Wali Kota Malang Drs H Sutiaji menjelaskan pihaknya masih menunggu izin resmi dari Pemprov Jatim.

“Secara resminya belum kami terima izin pelaksanaan Pansel Sekda. Secara informal ya sudah setuju karena kita minta ada dari orang provinsi. Tapi resminya kami menuggu dulu. Nanti segera setelah izin itu turun baru langsung diumumkan,” tegas Sutiaji. (ica/aim)