Minta Pos Polisi Dibangun di Tepi Jalan

new malang pos
Pembangunan Pos Polisi yang dipindah di perempatan Rajabally menjadi mangkrak, karena pembangunannya dihentikan. Polisi minta pos dibangun di tepi jalan. (NMP-Ipung Purwanto)

NewMalangPos, MALANG – Kelanjutan pembangunan Pos Polisi perempatan Rajabally yang terimbas penataan kawasan Kayutangan Heritage belum ada kejelasan. Polisi sudah memberikan spesifikasi kepada pelaksana proyek, tapi keberadaan yang sudah terbangun dianggap membahayakan polisi.

Sejak beberapa waktu lalu, pembangunan Pos Polisi yang digeser ke belakangnya ini dihentikan sementara. Menurut Pelaksana Proyek Kayutangan Heritage, Mat Alex menyebutkan, pembangunan pos polisi tersebut dihentikan sementara karena ada pertimbangan dari pihak kepolisian.

“Mintanya posnya ditaruh pinggir, di tepi jalan. Setau saya ya dari Polresta, tapi saya kurang tahu dari bagian apanya,” ujar Alex kepada New Malang Pos.

Sementara itu, Kasatlantas Polresta Malang Kota Kompol Ramadhan Nasution mengaku, masih belum menerima laporan penghentian sementara pos Polisi tersebut.

“Masalah itu kita belum tahu. Belum ada info,” terang Rama, sapaannya, Jumat (29/1).

Sejauh yang diketahui Rama, pihaknya telah mengirimkan spesifikasi pos polisi kepada pelaksana proyek. Terkait pembangunan dihentikan atau tidak, ia menegaskan tidak punya kewenangan.

“Justru kemarin pas mau digeser kita sudah disurati, jadi ya kita sudah mengasih spek (spesifikasi) ke mereka,” tandasnya. (ian/aim)