Latih Buruh Rokok Korban PHK Pandemi

new malang pos
Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang akan melatih buruh pabrik rokok korban PHK di masa pandemic Covid-19 untuk menjadi pelaku UMKM.

NewMalangPos, MALANG – Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang membuka peluang dan kesempatan luas mendapatkan pelatihan usaha bila ada buruh pabrik rokok yang mengalami PHK (Putus Hubungan Kerja) selama pandemi di Kota Malang.

“Kemarin kami minta data ke Disnaker. Kami juga ada anggaran cukai peruntukannya untuk pelatihan dan sosialisasi. Harapannya untuk menunmbuh kembangkan usaha pelatihan dari yang kena PHK dari pabrik rokok. Meskipun informasi dari Disnaker tidak ada PHK kalau kita bicara curva rokok itu tidak seperti itu,” ungkap Kepala Diskopindag Kota Malang, Wahyu Setianto, kepada New Malang Pos.

Meski saat ini belum ada laporan, pihaknya akan terus melakukan pendataan. Hal ini dikarenakan, Diskopindag telah berkomitmen sejak awal untuk program PEN (Pemulihan Ekonomi Nasional) semaksimal mungkin meningkatkan kualitas dan kuantitas UMKM

“Kami masih mendata sampai akhir Februari ini. Tapi tetep nanti kami dari dana cukai itu kami akan tetep mengundang lingkungan pabrik yang terdampak. Kami undang dan berikan pelatihan,” sebut Wahyu.

Menurutnya, dengan program pelatihan seperti demikian, telah memberikan kontribusi yang cukup untuk pemulihan ekonomi UMKM.

“Alhamdulillah sudah ada tren kearah perbaikan. Kami sudah sering mengadakan berbagai kegiatan seperti pelatihan, workshop, ikutkan pameran. Dan setelah kita pantau ikut pameran ada beberapa UMKM yang laporan omzetnya ada kenaikan,” ungkapnya.

Tak hanya itu, Wahyu berharap agar masyarakat dapat terus melakukan inovasi dan kreasi. Baik untuk produknya hingga teknik pemasaran atau promosinya.

“Dan kita bantu pemasarannya lewat online juga. Kita kan sudah kerjasama dengan Gojek juga, terus tadi dengan Malanggleerrr,” pungkasnya. (ian/aim)