KPPN Malang Beri Penghargaan 15 Satuan Kerja

NewMalangPos, MALANG – Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Malang memberikan penghargaan kepada 15 satuan kerja (satker) yang telah mengelola keuangannya secara akurat dan akuntabel di tahun 2020, Jumat (5/2) kemarin di Aula Sakura. Di tengah pandemi Covid-19, kinerja para satker tersebut dalam mengelola anggaran pada triwulan IV tahun 2020 lebih baik dibandingkan tahun 2019. Hal ini dibuktikan dari nilai Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA) pada tahun 2020 sebesar 96,20 dan tahun 2019 sebesar 95,89.

Kepala KPPN Malang Teddy mengatakan, kenaikan nilai IKPA tersebut membuktikan bahwa semua satker tetap melalukan kepatuhan, di dalam menjaga indikator-indikator kinerja dalam mengelola keuangannya secara akurat dan akuntabel.

“Harapan kami, melalui kegiatan rutin ini selain memberikan penghargaan dan motivasi juga agar satker meraih prestasi yang baik di dalam mengelola keuangannya dalam pelaksanaan APBN. Sekaligus sarana bersilaturrahmi dan memberikan informasi isu-isu apa saja yang perlu kita kawal Bersama,” ujar Teddy.

Penganugerahan penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi KPPN Malang selaku Kuasa Bendahara Umum Negara terhadap satuan kerja mitra. Atas capaian kinerja pengelolaan keuangan yang optimal sebagaimana terangkum pada IKPA serta pelaksanaan rekonsiliasi laporan keuangan tingkat Unit Akuntansi Kuasa Pengguna Anggaran (UAKPA). Penghargaan tersebut dibagi menjadi lima kategori yakni kategori Satker Badan Layanan Umum, Satker Pagu di atas Rp 20 miliar, Satker Pagu di atas Rp 5 miliar, Satker Pagu sampai dengan Rp 5 miliar dan Rekonsiliasi.

Penghargaan kategori Satker Badan Layanan Umum diberikan kepada UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Rumah Sakit Bhayangkara Hasta Brata Batu dan Politeknik Negeri Malang. Kategori Satker Pagu > Rp 20 Milyar diraih oleh Kantor Pertanahan Kabupaten Malang, Polres Pasuruan dan Kantor Wilayah Ditjen Pajak Jawa Timur III.

Penghargaan ategori Satker Pagu > Rp 5 Miliar s.d. Rp 20 Miliar diberikan kepada Kantor Pelayanan Pajak Madya Malang, Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai Pasuruan dan Badan Pusat Statistik Kota Malang. Kategori Satker Pagu  sampai dengan Rp 5 Miliar diberikan kepada Pengadilan Agama Malang, MAN 3 Malang Kabupaten Malang dan Kantor Kementerian Agama Kota Batu. Sedangkan Madrasah Tsanawiyah Negeri 4 Malang Kabupaten Malang, Kantor Kementerian Agama Kota Batu dan Balai Diklat Keuangan Malang mendapat penganugerahan kategori Rekonsiliasi.

Selain penganugerahan penghargaan kinerja terbaik, juga disampaikan langkah strategis pelaksanaan anggaran 2021. Langkah tersebut diharapkan bisa disinergikan di lingkup internal satuan kerja sehingga target yang ditetapkan pada tahun 2021 dapat tercapai. Diharapkan pula, kualitas laporan keuangan kementerian lembaga maupun laporan keuangan pemerintah pusat yang dikonsolidasikan oleh Kemenkeu tetap memperoleh opini maksimal dari BPK RI.

Teddy menambahkan, penyerapan anggaran tahun 2020 di wilayah kerja KPPN Malang sedikit mengalami penurunan. Tahun 2019 lalu dari pagu sebesar Rp 10,083 triliun, mampu terealisasi sebanyak 94,79 persen. Sedangkan tahun 2020 dari alokasi pagu Rp 8,87 triliun hanya terealisasi 92,90 persen.

“Ada sedikit penurunan hampir 2 persen. Penurunan ini kami mencermati karena bisa jadi selama pandemi Covid-19 ada beberapa kegiatan khususnya belanja-belanja modal yang direcofusing/ditunda. Kegiatan yang tadinya digelar secara langsung menjadi dilaksanakan virtual. Efisiensi belanja perjalanan dinas yang relatif banyak berkurang di masa pandemik karena penerapan PSBB, sehingga ada penghematan-penghematan di sana,” imbuhnya.

Pemberian penghargaan ini dilaksanakan secara terbatas dengan menghadirkan 15 satker penerima penghargaan dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan. Kegiatan juga dihadiri oleh Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Jawa Timur Dedi Sopandi melalui Zoom. (adv/lin/ley)