Kota Malang Butuh 1400 Sumur Resapan

new malang pos
Wali Kota Malang Sutiaji menerima hasil kajian Kerentanan Mata Air dan Rencana Aksi (KKMA-RA) Mata Air Clumprit yang telah digarap oleh USAID – Indonesia Urban Water Sanitation and Hygiene (IUWASH) Plus dengan menggandeng Yayasan Lingkungan Hidup Seloliman (YLHS) di Balai Kota Malang.

NewMalangPos, MALANG  – Keberadaan sumur resapan sangat dibutuhkan Kota Malang saat ini. Dengan sumur resapan akan menabung air di dalam tanah. Agar mata air di Kota Malang dapat terjaga debit airnya.

Dari hasil kajian Kerentanan Mata Air dan Rencana Aksi (KKMA-RA) Mata Air Clumprit yang telah digarap oleh USAID – Indonesia Urban Water Sanitation and Hygiene (IUWASH) Plus dengan menggandeng Yayasan Lingkungan Hidup Seloliman (YLHS), debit mata air Clumprit, Kecamatan Lowokwaru, yang merupakan salah satu sumber ketersediaan air di Kota Malang, saat ini tengah kritis. Dengan penurunan debit sebanyak 2,3 liter/detik di setiap tahunnya.

Wali Kota Malang Sutiaji menjelaskan, adanya sumur resapan menjadi jalan keluar guna menyerap limpasan air hujan serta menjamin ketersediaan air. Itu juga akan mampu mengurangi titik banjir di Kota Malang. Sumur resapan, telah menjadi proritas dan komitmen bersama dalam menjaga lingkungan di tiap-tiap kelurahan di Kota Malang.

“Saya minta konsentrasinya di sumur resapan. Saya minta per kelurahan minimal 10 sumur resapan. Agar ketersediaan air semakin hari semakin bagus,” kata Sutiaji saat menerima dokumen hasil Kajian Kerentanan Mata Air dan Rencana Aksi (KKMA-RA) Mata Air Clumprit, kemarin.

Dokumen kajian tersebut diserahkan untuk mendukung pemerintah dalam membuat kebijakan menangani permasalahan ketersediaan air dan sanitasi. Salah satu sorotan didalamnya adalah kajian pentingnya sumur resapan.

“Terima kasih, kami telah diberikan bantuan cara mengatasi ketersediaan air bersih yang mana itu sesuai dengan komitmen dan konsistensi RPJM Daerah. Kajian ini akan kami gunakan untuk membuat kebijakan-kebijakan ke depan,” terang wali kota.

Menurut Ketua YLHS, Suroso, membangun sumur resapan menjadi penting guna meningkatkan debit ketersediaan air. Dalam kesempatan tersebut, IUWASH Plus dan YLHS juga memaparkan percontohan 15 sumur resapan yang telah digarapnya di Kabupaten Malang.

“Idealnya dibutuhkan 1.400 sumur resapan guna meningkatkan debit air di Clumprit,” tandasnya. (aim)