Kapan Puskesmas Bareng Dipindah?

new malang pos
Pukesmas Bareng yang berada di tengah perkampungan Jalan Bareng Tenes belum juga direlokasi di lokasi yang strategis. (NMP-M.Mansyur)

NewMalangPos, MALANG – Rencana pemindahan Pukesmas Bareng yang berada di tengah perkampungan Jalan Bareng Tenes tidak kunjung terealisasi. Padahal sudah banyak rekomendasi agar memindahkan Puskesmas ke lokasi yang lebih representative. Karena, Puksesmas Bareng yang ada sekarang tidak ada akses masuk mobil ambulans. 

Kepala Puskesmas Bareng dr Herlin Kisworini mengungkapkan, sulitnya akses ke Puskesmas. Karena berada di jalan kampung yang tidak dapat dilalui mobil. Mobil ambulans hanya dapat standby di Jalan Kawi, tidak dapat masuk ke dalam Puskesmas.

“Kami juga belum tahu kapan bisa di relokasi ke tempat yang lebih representative,” kata dr Herlin Kisworini.

Dia menyebutkan, beberapa waktu lalu, pihaknya telah berkomunikasi dengan pihak kecamatan. Sempat membahas pembukaan akses dari jalan raya hingga opsi pemindahan ke lokasi yang lebih representative.

Selama ini, jika ada pasien yang harus menggunakan ambulans tidak bisa langsung dari halaman Puskesmas, melainkan harus sampai di depan gang yakni sekitar 100 meter dari Puskesmas.

“Kadang ya terpaksa dinaikkan becak, kalau begitu misalkan ada pasien yang patah tulang akan berisiko kalau dinaikkan becak,” terangnya.

Menaggapi hal ini Plt Kepala Dinkes Kota Malang Sri Winarni SH mengatakan, sebenarnya Puskesmas Bareng sudah pernah dianggarkan pada 2020 namun karena ada refocusing anggaran sehingga direncanakan lagi untuk dianggarkan pada 2022.

“Akan kami relokasi karena kasihan disana ambulans tidak bisa masuk,” ujarnya saat dikonfimasi Selasa (9/2) di Balai Kota Malang.

Ia mengatakan, opsi pemindahan lokasi Puskesmas yang akan dipilih untuk mengatasi permasalahan tersebut. Lokasi masih belum ditentukan, akan tetapi dipastikan masih berada di wilayah pelayanan Puskesmas itu sendiri. Selain Puskesmas Bareng, realokasi juga direncanakan akan dilakukan pada Puskesmas Cisadea karena gedungnya yang dianggap kecil.

“Kalau Cisadea sudah diproses saat ini,” tegasnya. (ica/aim)