Bedah 18 Rumah Warga Tak Mampu

new malang pos
Baznas Kota Malang meninjau program bedah rumah yang dilakukan di rumah milik Santi warga Jalan MT Haryono Gang 3B Kelurahan Dinoyo, Kecamatan Lowokwaru.

NewMalangPos, MALANG – Baznas Kota Malang merampungkan program bedah rumah anggaran 2020. Bedah rumah dilakukan di rumah milik Santi warga Jalan MT Haryono Gang 3B Kelurahan Dinoyo, Kecamatan Lowokwaru. Perbaikan atap rumah yang sebelumnya dalam kondisi rusak dan tidak bisa digunakan untuk berteduh dari hujan.

Kepala Pelaksana Baznas Kota Malang, Muhammad Wahid mengatakan, bedah rumah tersebut merupakan rumah ke-18 yang dilakukan Baznas Kota Malang.

“Itu menyelesaikan program anggaran tahun 2020. Rumah itu yang terakhir. Total selama 2020 ada 18 rumah dengan anggaran rata-rata kisaran Rp 20 juta,” terang Wahid kepada New Malang Pos, kemarin.

Wahid melanjutkan, untuk tahun 2021 ia menyebut ada kenaikan jumlah rumah yang akan dibedah. Namun demikian, untuk anggaran yang disiapkan bagi tiap rumah menyesuaikan kebutuhan.

“Rencananya kita tingkatkan kualitas dan kuantitasnya. Kita berbasis kebutuhan agar bisa lebih banyak rumah lagi. Jadi seumpama yang butuh perbaikan atap, ya cukup atap saja,” katanya.

Dengan konsep berbasis kebutuhan tersebut akhirnya akan menghemat anggaran untuk tiap rumah. Menurut penghitungannya, dari sebelumnya Rp 20 juta tiap rumah, bisa kembali ditekan menjadi kisaran Rp 10 juta hingga Rp 15 juta.

“Proposal yang masuk ada 24. Lebih banyak karena kita memang berharap kuantitasnya ditambah. Semakin banyak rumah yang bisa ikut program itu,” katanya

Agar lebih berkualitas, ia berharap masyarakat ikut berpartisipasi untuk membantu. Menurut Wahid, masyarakat juga memegang peran penting dan bisa ikut berpartisipasi membantu sesama.

“Kita coba kolaborasikan dengan masyarakat. Kita soundingkan bagaimana bisa sampai Rp 20 juta atau berapa. Sehingga kita beri edukasi masyarakat karena ini bukan hanya tugas pemerintah saja tapi ada tanggungjawab masyarakat disekitar untuk ikut bersama sama (membantu),” jelas Wahid. (ian/aim)