Bansos Tuntas, Evaluasi Tunggu Pemerintah Pusat

NEW MALANG POS, MALANG – Bantuan Sosial Tunai (BST) Kemensos tahap 9 kembali disalurkan melalui kelurahan. Seperti yang terlihat di Kelurahan Lowokwaru, Kantor Kelurahan yang berada di Jalan Tretes ini dipadati masyarakat untuk mencairkan BST, Kamis (26/11).

Puskessos (Pusat Kesejahteraan Sosial) Perwakilan Kementerian Sosial Kelurahan Lowokwaru, Ngurah Bina Biantara mengatakan, BST tahap 9 sengaja disalurkan di bulan yang sama dengan penyaluran BST tahap 8 agar bisa melakukan proses evaluasi.

“Ini terakhir untuk tahun ini. Karena seharusnya diterimakan Desember tapi diterimakan November. Karena minggu pertama Desember kita sudah closing semua Bansos. Setelah itu nanti dievaluasi apakah masih diperlukan tahun depan atau tidak. Kami tidak tahu,” terang Biantara.

Bila BST berlanjut di tahun depan, pihaknya sudah siap karena telah melakukan evaluasi rutin. Biantara yang berperan sebagai pendamping hanya bisa menyerahkan urusan data penerima kepada pejabat RT dan RW setempat, yang notabene lebih mengerti kondisi lapangan lebih baik.

“Kami punya database, data itu kami kembalikan ke RT RW untuk mereka seleksi masing masing. Mana menurut mereka warganya yang sudah tidak layak lagi mendapatkan bantuan ataupun mungkin mana yang harus diganti. Ketua RT RW yang lebih tahu,” ujar Biantara.

Biantara yang sejak awal telah mendampingi penyaluran BST tahap 1 hingga tahap 9 ini mengaku lega. Proses penyaluran dapat berlangsung dengan lancar dengan dibantu oleh berbagai pihak.

” Tantangannya ya tempat, karena tidak cukup maka diluar. Tapi karena seperti yang hari ini (kemarin, red) cuaca mendung, mulai gerimis ya akhirnya kita kondisikan di dalam,” katanya.

Sejak awal pun, Biantara mengungkapkan proses penyaluran juga mematuhi standar protokol dengan ketat. Selain itu juga telah diatur sedimikian rupa agar tidak terjadi kerumunan massa yang terlalu banyak.

“Prosesnya kami siapkan dengan sesuai protokol kesehatan karena pandemi. Per RW kami beri waktunya. Kedatangan mereka diupayakan tidak sampai menggerombol,” pungkasnya. (ian/aim)