Ayo Menanam Pohon

NEW MALANG POS, MALANG – Kesadaran masyarakat terhadap pemanfaatan lahan untuk ketahanan pangan semakin tinggi. Salah satunya menjadikan lahan kosong untuk penanaman 1.000 pohon pisang Cavendish di kawasan Kelurahan Bakalan Krajan, Kecamatan Sukun, Kota Malang.

Selasa (27/10) kemarin,  Wakil Wali Kota Malang Sofyan Edi Jarwoko melakukan penanaman 1.000 pohon pisang Cavendish di Kelurahan Bakalan Krajan bersama ormas kepemudaan dalam peringatan Hari Sumpah Pemuda.

“Saya kira ini bagus untuk kondisi saat ini. Karena tantangan kita ke depan terkait ketahanan pangan akan semakin tinggi. Makanya ada lahan kosong, ada area yang belum ditanami maksimal, saya kira akan lebih produktif bila ditanami pohon pisang unggulan ini,” ujar Bung Edi, sapaannya, usai menanam salah satu pohon cavendish.

Menurutnya, penanaman pohon pisan ini juga dinilai tepat, karena pisang cavendish dikenal sebagai salah satu tanaman yang mudah untuk dirawat dan menghasilkan buah yang memiliki banyak manfaat.

“Semoga delapan bulan ke depan sudah berbuah dan bisa dinikmati. Enam bulan sebelumnya akan muncul tunas yang itu bisa untuk menanam pohon pisang lagi,” terang Bung Edi.

Dijelaskannya, gerakan menanam pohon secara massal ini bisa dilakukan oleh masyarakat. Tidak harus melalui sebuah perusahaan, namun bisa juga melalui komunitas yang ada di lingkungan masyarakat seperti Karang Taruna, organisasi pemuda dan lain sebagainya.

“Tidak saja dari koperasi, tapi masyarakat yang lain juga bisa mengoptimalkan lahan lahan untuk bisa produktif. Akan sangat sayang lahan itu tidur, nganggur, tidak ada tanaman. Harapannya ini bisa menjadi trigger untuk gerakan mengoptimalkan lahan lahan. Supaya produktif dan berdaya guna,” katanya.

Sementara itu, Sujadi S.IP selaku Ketua Koperasi Multidaya Nusantara Tiga, yang menginisiasi kegiatan tersebut mengatakan, pisang cavendish ini nantinya akan terus dikembangkan. Selain di Bakalan Krajan, juga ada di Cemorokandang. Pisang Cavendish juga dipilih karena memiliki banyak kelebihan.

“Cavendish ini tahan lama, bisa satu minggu tidak busuk. Nilai jualnya pun termasuk tinggi. Sangat bagus untuk masyarakat. Kami juga berusaha untuk merangkul pengusaha agar bisa semakin banyak pisang yang kami tanam,” jelas Sujadi. (mp3/aim)