Tunggu Laporan Penyertaan Modal BWR

new malang pos
Motor KWB yang ada di Jalan Kartini merupakan usaha yang dikelola oleh BWR Kota Batu. (NMP/KERISDIANTO)

NewMalangPos, KOTA BATU-Masa jabatan Direktur Batu Wisata Resource (BWR) Kota Batu Bagyo Prasasti Prasetyo telah berakhir tanggal 18 Januari 2021. Diketahui BWR merupakan BUMD milik Pemkot Batu. Selama menjabat lima tahun berjalan, BWR mendapat suntikan Rp 7 miliar untuk penyertaan modal.

Dengan berakhirnya masa jabatan tersebut Wakil Ketua I DPRD Kota Batu Nurochman menyampaikan bahwa pihaknya belum mendapatkan laporan pertanggungjawaban. Sebagai pengawas, DPRD akan meminta salinan pertanggungjawaban BWR.

“Laporan pertanggungjawaban belum ada. BWR merupakan bentukan dari wali kota. Sehingga laporan BWR harus ke wali kota terlebih dahulu. Setelah itu DPR hanya terima salinan dan memberikan arahan ke depan,” ujar Nurochman kepada New Malang Pos, Selasa (26/1) kemarin.

Karena itu, Cak Nur sapaan akrabnya akan meminta hasil laporan pertanggungjawaban tersebut. Apalagi, lanjut dia, DPRD juga perlu perlu menanyakan perkembangan dari hasil penyertaan modal senilai Rp 7 miliar. Baik laba hingga operasional tiap tahunnya.

“Memang untuk laporan pertanggungjawaban akhir periode kalau di Perda tidak ada aturan wajib. Tapi alangkah baiknya, karena kami ikut porses penetapan persetujuan modal harus diberi laporan,” bebernya.

Nantinya setelah DPRD mendapat laporan, pihaknya akan melakukan total terhadap penyertaan modal yang diberikan ke BWR. Karena Cak Nur menilai progres BWR selama ini kurang menggembirakan dan kurang memenuhi ekspetasi.

“Termasuk dengan penyertaan modal senilai Rp 3 miliar yang diinvestasikan kemana kami tidak tahu. Namun pada prinsipnya mereka punya audit internal. Hasil audit akhir periode itu harus disertakan dalam lampiran. Karena semua pertanggungjawaban penyertaan modal dari APBD wajib disampakan terbuka,” tegasnya.

Perlu diketahui, laba BWR kurun waktu 2016-2019 tercatat Rp 200 juta. Laba yang dihasilkan pada 2016 hanya Rp 36 juta. Terakhir di tahun 2019 Rp 74 juta. PT BWR menargetkan laba di tahun 2020 ini senilai Rp 110 juta dari total penyertaan modal yang dikucurkan senilai Rp 7 miliar.

Sementara itu, Direktur BWR Kota Batu Bagyo Prasasti Prasetyo mengatakan bahwa terkait laporan pertanggungjawaban selama masa jabatannya masih dalam proses audit. Sesuai ketentuan setelah selesai masa jabatan berkahir, laporan dari auditor akan diserahkan ke Pemkot Batu sebagai pemegang saham.

Kemudian saat ditanya terkait pertanyaan DPRD pernyataan modal senilai Rp 3 miliar yang diinvestasikan ke pihak ketiga seperti apa pertanggungjawabannya. Diungkap Bagyo saat bahwa pihaknya meminta bantuan hukum ke Kejaksaan Negeri Batu.

“Sekarang ini sedang proses pengembalian. Karena memang kita sedang bekerja sama dengan pihak ketiga. Pengembalian (investasi.red) sedang terjadi. Untuk mempercepat itu kami ada MoU dengan Kejaksaan seperti pendampingan hukum. Termasuk ini upaya mempercepat upaya porses pengembalian,” terang mantan wartawan ini.

Bagyo menerangkan, untuk investasi senilai Rp 3 miliar ada beberapa macam. Diantaranya usaha perdagangan dan kepariwisataan. Namun ia tak menjelaskan secara detail investasi tersebut.

“Butuh pendampingan hukum bukan karena pihak ketiga lari. Tapi agar konteks hukum benar. Kami lihat kemarin progres bagus (investasi.red). Bahkan dengan pihak ketiga kami sudah ketemu dan melakukan MoU sebelumnya,” bebernya.(eri/jon)