Tempat Uji Kir Dipastikan di Kantor KPU

new malang pos
Anggota Komisi C DPRD Kota Batu melakukan sidak di Kantor KPU yang nantinya akan dijadikan tempat Uji Kir. (NMP-Firman)

NewMalangPos, KOTA BATU-Seluruh Anggota Komisi C DPRD Kota Batu memastikan pembangunan tempat Uji Kir di Kota Batu terealisasi dengan menggelar sidak di Jalan Raya Junrejo, tepatnya di Kantor KPU Kota Batu Selasa (12/1) kemarin. Hasilnya, Komisi C memastikan Kantor KPU bakal menjadi tempat Uji Kir tahun 2022.

Hal itu disampaikan oleh Anggota Komisi C Didik Machmud bahwa kunjungan kerja yang dilakukan kemarin untuk mengetahui kesiapan lahan milik KPU yang akan dialihfungsikan sebagai tempat Uji Kir.

“Tahun 2021 ini sudah ada perencanaan DED untuk pembangunan gedung Uji Kir. Proses pembangunan akan dijalankan pada 2022. Komisi C menilai lahan ini sudah representatif untuk dijadikan tempat Uji Kir,” ujar Didik kepada New Malang Pos, Selasa (12/1).

Ia menjelaskan, misalnya untuk luasnya sudah memenuhi syarat seluas 3000 meter persegi. Kemudian tinggal dilakukan penataan lahan di bagian belakang dan samping gedung sesuai kebutuhan tempat Uji Kir.

“Sedangkan untuk KPU sendiri akan berpindah tempat ke bekas Kantor Dinas Pariwisata Kota Batu di Jalan Sultan Agung. Sehingga paling tidak, penataan lahan harus disiapkan sebelum pembangunan dimulai,” bebernya.

Dengan adanya kepastian tempat Uji Kir, lanjut Didik Komisi C sesegera mungkin akan mengundang DPKPP selaku dinas teknis pembangunan dan Dishub selaku dinas pengelola untuk memaparkan model perencanaannya.

“Untuk anggaran pembangunan kami belum tahu. Pastinya di DPKPP selaku dinas teknis yang menangani pembangunan. Untuk alat Uji KIR telah diketahui sebesar Rp 7,2 miliar,” terangnya.

Ketua Komisi C Khamim Tohari berharap dengan adanya pelayanan Uji Kir akan memberikan kemudahan bagi masyarakat Kota Batu. Selain itu tempat Uji Kir ini bisa dimanfaatkan untuk wilayah Malang Barat seperti Pujon-Ngantang-Kasembon.

“Tidak menutup kemungkinan dari Dau bisa di sini. Kami harap dari Komisi segera dibangun. DED kami harap tahun ini selesai. Secara tak langsung dengan adanya tempat Uji Kir akan berdampak pada peningkatan PAD,” imbuhnya.

Sementara itu Kepala Dishub Kota Batu Imam Suryono menambahkan bahwa tempat Uji Kir diharap bisa segera digarap. Pasalnya tempat Uji Kir menjadi salah satu fasilitas untuk melayani masyarakat, menjaga dan memastikan keamanan dan keselamatan kendaran maupun pengendara.

Pihaknya mencatat saat ini ada sekitar 7000 kendaraan roda empat untuk di Kota Batu. Selama ini mereka harus ke Kabupaten atau Kota Malang untuk Uji Kir.

“Begitu juga untuk PAD sendiri diprediksi bisa mencapai Rp 1,4 miliar per tahun. Itu didapat dari jumlah kendaraan di Kota Batu mencapai 7000 kendaraan dengan biaya Uji Kir sekitar Rp 100 ribu,” pungkasnya. (eri/jon)