Tahun ini Rekruitmen P3K dan ASN

new malang pos
Wali Kota Batu Dra. Dewanti Rumpoko M.Si melantik PPPK di Graha Pancasila Balai Kota Among Tani Batu, Rabu (10/2)

NewMalangPos, KOTA BATU-Wali Kota Batu Dra. Dewanti Rumpoko M.Si akhirnya melantik 31 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan Pemerintah Kota Batu Rabu (10/2). PPPK yang baru dilantik merupakan rekruitmen sejak tahun 2019 lalu.

Dalam Pelantikan digelar di Graha Pancasila Balai Kota Among Tani Batu,Rabu (10/2), Dewanti menyampaikan bahwa kebutuhan P3K di Pemkot Batu masih banyak. Terutama untuk formasi guru dan penyuluh pertanian di lapangan.

“Untuk kebutuhan ASN pada bidang tertentu memang kurang. Seperti guru banyak yang pensiun. Kemudian fungsional dokter, bidan dan penyuluh pertanian atau hal di lapangan kita perlukan,” ujar Dewanti kepada New Malang Pos.

Karena itu, ia berharap pada tahun ini pemerintah bisa membuka rekruitmen P3K maupun ASN di Pemkot Batu. Sehingga mampu memenuhi kebutuhan kekurangan ASN di Pemkot Batu.

“Semoga dari pusat ada keputusan untuk membuka P3K. Dengan begitu akan mampu mengangkat tenaga honorer di Pemkot Batu yang memenuhi persyaratan dan lolos tes menjadi P3K dan mengisi kekurangan,” bebernya.

Ia juga berpesan dengan dilantiknya P3K nantinya mereka bisa bekerja secara profesional dan fokus dengan tugas dan fungsinya. Sehingga bisa membantu di tiap dinas-dinas tempatnya bekerja dengan maksimal.

Sementara itu, Kepala BKPSDM Kota Batu menambahkan bahwa pelantikan dilakukan pada 31 PPPK. Mereka terdiri dari 24 P3K tenaga pendidik dan tujuh P3K tenaga penyuluh pertanian dilingkungan Pemerintah Kota Batu. Serta melalukan pelantikan pada 13 Pejabat Fungsional Pengelola Pengadaan Barang.

“Sebenarnya untuk P3K yang dilantik ada 32 orang. Namun saat menunggu turunnya NIK dari Pemerintah Pusat ada satu orang yang meninggal,” imbuhnya.

Terkait adanya kekurangan ASN di Pemkot Batu, Siswanto menerangkan bahwa saat ini pihaknya masih menunggu aturan dari Pusat. Meskipun begitu pihaknya pihaknya telah menyiapkan anggaran untuk P3K maupun CPNS untuk tahun ini.

Pemkot Batu memastikan ikut dalam pelaksanaan CPNS yang rencananya digelar April ini. Untuk mempersiapkan hal tersebut, BKPSDM menganggarkan Rp 600 juta. Anggaran itu tak hanya untuk rekruitmen CPNS tapi juga P3K.

“Untuk anggaran sudah disiapkan. Sekitar Rp 600 juta. Baik P3K dan CPNS. Begitu juga untuk formasi juga sudah kita ajukan. Untuk CPNS butuh 60 formasi dan P3K butuh 250 formasi,” imbuhnya.

Ia menerangkan untuk PNS formasi diprioritaskan bagian IT. Sedangkan P3K diutamakan tenaga teknis seperti administrasi.

“Kami tegaskan jika formasi untuk CPNS dan P3K masih sementara. Formasi itu akan kami sampaikan ke Kemenpan-RB. Sehingga untuk fixnya masih menunggu keputusan dari Kemenpan-RB,” pungkasya.(eri/jon)