Siap Gelar Sekolah Tatap Muka

NEW MALANG POS, KOTA BATU-Sekolah tatap muka siap digelar pada awal tahun 2021. Baik untuk tingkat SMP/MTs dan SMA/K di Kota Batu. Hal itu mengacu dari Surat Keputusan Bersama (SKB) empat menteri. Yakni Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Agama (Menag), Menteri Kesehatan (Menkes) dan Menteri Dalam Negeri (Mendagri).

Isi SKB tersebut tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran pada Semester Genap Tahun Ajaran dan Tahun Akademik 2020/2021 di Masa pandemi Covid-19. Izin pembelajaran tatap muka akan berlaku mulai semester genap tahun ajaran 2020/2021, di bulan Januari 2021, mendatang.

Koordinator Bidang Supervisi dan Pembelajaran MKKS SMPN Kota Batu Budi Prasetyo mengatakan bahwa pihaknya siap menggelar pelajaran tatap muka. Meski begitu pembelajaran tatap muka untuk tingkat SMP/MTs akan dilakukan uji coba terlebih dahulu.

“Menurut rencana Dinas Pendidikan Kota Batu atas arahan wali Kota Batu, rencananya akan dilakukan model uji coba dulu untuk pembelajaran tatap muka. Untuk jenjang SMP/MTs sekolah yang akan menjadi piloting uji coba adalah SMPN 01, 02 dan 03,” ujar Budi kepada New Malang Pos, Senin (23/11) kemarin.

Ia menerangkan, tiga sekolah tersebut sudah melakukan jajak pendapat atau masukan dari wali murid terkait kendala Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Hasil dari jajak pendapat yang dilakukan seluruh sekolah SMP/Mts di Kota Batu mayoritas mengharapkan pembelajaran tatap muka.

“Lebih dari 90 persen wali murid mengharapkan ada tatap muka. Kemudian untuk teknisnya uji coba masih menunggu rapat koordinasi Rabu (25/11) besok,” beber laki-laki yang juga menjabat sebagai kepala SMPN 3 Kota Batu ini.

Sementara untuk tingkat SMA/K juga begitu, hampir seluruh wali murid menyetujui adanya pembelajaran tatap muka. Hal itu ditegaskan oleh Ketua MKKS SMK Kota Batu Joko Santoso.

“Untuk pembelajaran tatap muka, dari SKB empat menteri kami juga menyimak yang mana intinya kembali pada kesiapan dari bawah. Pertama dari wali murid menyetujui, kedua dari sekolah apakah siap menerapkan protokol kesehatan,” paparnya.

Dari kesiapan tersebut, nantinya sekolah wajib mengajukan atau koordinasi dengan dinas terkait termasuk Dindik, Cabang Dinas (SMA/K.red) dan gugus Covid-19. Yang kemudian dari dinas dan instansi terkait akan melakukan verifikasi ke sekolah.

“Pada intinya dari statemen pak menteri banyak yang menghendaki tatap muka dan semua dikembalikan ke wali murid. Termasuk sekolah yang saya pimpin telah mengajukan tatap muka dan akan diverifikasi untuk kedua kalinya untuk segala kesiapannya,” papar kepala SMKN 1 Batu.

Ia menerangkan, untuk SMK di Kota Batu baik swasta dan negeri sudah siap menggelar tatap muka. Diketahui, saat ini ada SMKN 2 Kota Batu yang sudah tatap muka. Kemudian yang tengah mempersiapkan adalah SMKN 1 dan 3 Kota Batu.

Ia menambahkan, beberapa kesiapan yang harus dilakukan seperti adanya ruang isolasi dan APD jika terjadi hal yang tak diinginkan. Serta protokol kesehatan lainnya seperti thermo gun, tempat cuci tangan, masker dan jaga jarak. (eri/jon)