Ratusan KTP ‘Ngendon’ di Dispenduk

NewMalangPos, KOTA BATU-Ratusan Kartu Tanda Penduduk Elektronik atau e-KTP yang sudah selesai dicetak tak kunjung diambil oleh pemilik. Dinas Kependudukan (Disenduk) Kota Batu menanti para pemilik datang untuk segera mengambil e-KTP yang sudah tercetak tersebut.

Sekretaris Dinas Kependudukan Kota Batu Khamim Utomo mengatakan jumlah total e-KTP yang sudah tercetak namun belum diambil oleh pemiliknya berkisar lebih dari 650. Jumlah itu belum termasuk yang sudah terpaksa didistribusikan ke pemerintah desa terkait dari seluruh kecamatan karena lama tidak diambil.

“Pelayanan sudah dipermudah, kita selalu mengupayakan pelayanan cepat, saya tidak tahu kenapa tidak kunjung diambil,” kata Khamim, kepada New Malang Pos.

Diketahui jika jumlah tersebut rata-rata sudah hampir satu bulan belum diambil. Sebelumnya paling lama e-KTP yang sudah tercetak sekitar satu bulan setengah bakal didistribusikan ke perangkat desa. Khamim menghimbau kepada masyarakat Kota Batu agar segera mengambil e-KTP yang telah tercetak, mengingat pentingnya data kependudukan dan identitas warga.

“Takutnya timbul persoalan baru, data identitas ini penting, pelayanan sudah ditingkatkan. Pembuatan e-KTP dalam waktu sehari sudah bisa diambil, karena kami memahami berbagai kebutuhan masyarakat yang melibatkan e-KTP, entah pekerjaan dan sebagainya,” terangnya.

Di masa pandemi, ia mengakui bahwa pelayanan cepat sedikit terganggu dikarenakan adanya pembagian kekuatan karyawan Dispenduk yang hanya 50 persen hadir selang sehari secara bergiliran. Meski begitu pelayanan tetap dilakukan untuk masyarakat yang kesulitan melakukan perekaman e-KTP maupun berkas kependudukan lain.

“Mobil Dispenduk dan juga motor kita sudah siapkan dan tetap beroperasi, motor untuk menjangkau daerah yang tidak bisa diakses mobil, kita bisa melakukan perekaman di rumah warga, bahkan rumah sakit untuk warga yang sakit atau lansia,” paparnya.

Selain e-KTP, akta kelahiran juga menjadi penting lantaran banyak penduduk yang berusia lanjut namun belum memiliki akta kelahiran yang sah. Khamim berharap warga Kota Batu yang merasa telah mengurus e-KTP agar segera diambil, hal tersebut ditekankan demi menjaga data kependudukan yang akurat.

“Kita harapkan yang merasa mengurus KTP segera diambil agar kita sama sama menjaga agar data penduduk akurat dan baik, kami sudah berikan cara termudah. E-KTP ini wajib dimiliki sebagai identitas yang diakui dan dapat dipedomani,” tandasnya.(dj6/jon)