Ormas dan Organisasi Profesi Digelontor Rp 17,1 Miliar

new malang pos
Wali Kota Malang Hj Dewanti Rumpoko menghadiri kegiatan salah satu organisasi profesi berbasis agama turut menjaga kondusifitas Kota Batu melalui beragam program-programnya. (NMP/MUHAMMAD FIRMAN)

NewMalangPos, KOTA BATU-Pemerintah Kota Batu melalui Dinas Sosial kembali menganggarkan untuk pemberian hibah kepada organisasi masyarakat dan organisasi profesi berbasis agama tahun anggaran 2021. Hibah bagi ormas dan organisasi profesi berbasis agama jadi salah satu program Kesra tahun ini.

Kabag Kesra Sekretariat Daerah Kota Batu Hendry Suseno mengatakan bantuan hibah tersebut bertujuan untuk memfasilitasi program ormas dan organisasi profesi. Namun tidak semua ormas dan organisasi profesi yang mendapatkan hibah tersebut.

“Bantuan hibah bagi ormas dan organisasi profesi yang akan mendapat hibah adalah lembaga yang berbadan hukum. Nantinya mereka yang mengajukan anggaran untuk keperluan yang dibutuhkan,” ujar Hendry kepada New Malang Pos.

Ia menerangkan, anggaran yang akan diberikan akan menyesuaikan. Mulai dari Rp 15 juta hingga Rp 50 juta setiap ormas atau organisasi profesi berbasis agama. Anggaran yang dicairkan tergantung dari Timgar dan Banggar.

“Kami juga tegaskan pemberian hibah bagi ormas tidak diberikan secara terus menerus. Tapi dilakukan dua tahun sekali. Yang mendapat tahun ini, adalah yang mengajukan anggaran tahun lalu,” terang mantan sekretaris Dispertan ini.

Hendry menambahkan, anggaran yang sudah diajukan kemudian ditindak lanjuti oleh Kesra dengan mengecek keberadaan otentik lembaga itu sendiri. Setelah dapat bantuan secara otomatis juga harus membuat laporan pertanggungjawaban kegiatan.

Selain hibah pada ormas dan organisasi profesi berbasis agama, pada tahun ini pihaknya juga akan memberikan bantuan hibah bai 125 tempat ibadah sejumlah Rp 2,9 miliar. Dari total anggaran seluruhnya yang didapat Kesra senilai Rp 17,1 miliar. (eri/jon)