Jalan Penghubung Antar Dusun Rusak

new malang pos
Jalan penghubung Dusun Brau-Dusun Celaket yang juga jalan alternatif ke Wisata Paralayang banyak yang berlubang. (NMP/MUHAMMAD FIRMAN)

NewMalangPos, KOTA BATU – Akses jalan jadi salah satu fasilitas umum yang harus diperhatikan oleh Pemkot Batu. Di musim penghujan yang sudah berlangsung beberapa bulan ini berakibat rusaknya akses jalan. Salah satunya di akses jalan penghubung antar dusun di Desa Gunungsari Kecamatan Bumiaji Kota Batu.

Banyaknya jalan rusak dan berlubang memantik Wakil Ketua I DPRD Kota Batu Nurochman angkat bicara. Ia meminta agar segera ada tindak lanjut dari Pemkot Batu, dalam hal ini DPUPR Kota Batu untuk bertindak.

“Memang banyak laporan dari masyarakat yang mengeluhkan jalan berlubang. Baik itu jalan kota maupun jalan antar dusun atau desa yang dinilai perlu dilakukan pemeliharaan atau penambalan,” ujar Nurochman kepada New Malang Pos.

Lebih lanjut, pihaknya juga meminta agar program di DPUPR bisa saling terkait antar bidangnya. Sehingga tak hanya melakukan perbaikan jalan saja. Tapi juga dilakukan perbaikan saluran drainase dan normalisasi drainase.

Ia mencontohkan seperti jalan penghubung antar wilayah di Dusun Brau, Celaket dan Dusun Jantur yang ada di Desa Gunungsari. Menurutnya perlu jadi prioritas karena, selain jalan desa juga jalan alternatif wisatawan menuju Wisata Paralayang.

“Terkait program pemeliharaan jalan harus diikuti dengan perbaikan saluran drainase dan normalisasi drainase. Sehingga ketika musim penghujan seperti saat ini air bisa tertampung di drainase dan tidak meluber ke jalan raya. Mengingat kerusakan jalan diakibatkan air yang meluber ke jalan,” terangnya.

Cak Nur, sapaan akrabnya juga meminta ke DPUPR untuk memprioritaskan pemeliharaan jalan antar desa atau dusun. Mengingat jalan penghubung wilayah jadi kebutuhan masyarakat untuk menjalankan aktifitas perekonomian sehari-hari.

Sementara itu, Kabid Bina Marga DPUPR Kota Batu Dian Fachroni mengatakan bahwa terkait program pemeliharaan jalan sudah masuk program reguler setiap tahunnya. Namun ada skala prioritas pemeliharaan yang dilakukan.

“Terkait pemeliharaan jalan dan pembangunan jalan sudah masuk reguler. Khususnya untuk jalan penghubung ruas Dusun Brau menuju Dusun Celaket Desa Gunungsari sebelumnya sudah masuk satu paket. Tinggal satu paket lagi akan tuntas dan rencananya masuk dalam PAK tahun ini,” terangnya.

Sementara untuk kebutuhan jalur satunya yang menghubungkan Dusun Brau dan Dusun Jantur sudah masuk di anggaran reguler. Diperkirakan jika lelang lancar akan mulai dilakukan bulan Mei.

“Sedangkan untuk jalan berlubang setiap harinya kami memiliki tim Sapu Jagad. Tugasnya menambal jalan-jalan berlubang di Kota Batu,” imbuh mantan Lurah Sisir ini.

Tapi karena keterbatasan SDM pihaknya hanya memiliki dua tim dengan penggarapan skala prioritas. Artinya mana yang penting dan mendesak seperti jalan padat kendaraan dan jalan penghubung lintas wilayah akan dilakukan penambalan jalan.

Untuk tahun 2021 DPUPR Kota Batu juga memiliki program seperti pembangunan jalan tembus, trotoar dengan guiding block, pembangunan drainase, hingga PJU dan PJL. Dengan total seluruh anggaran DPUPR Kota Batu tahun ini mencapai Rp 51,1 miliar.(eri/jon)