Calon Vaksin Tercatat di P-Care

NMP
PROKES : Simulasi vaksin Covid-19 harus menerapkan prokes nantinya.(MUHAMMAD FIRMAN/Newmalangpos)


NewMalangPos, KOTA BATU – Data penerima vaksin Covid-19 akan terintegrasi dari bawah ke atas. Data tersebut bakal masuk dalam aplikasi bernama P-Care (Primary Care) Vaksin yang diinisiasi oleh BPJS Kesehatan.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Malang, Dina Diana Permata mengatakan bahwa aplikasi itu digunakan untuk pencatatan. Meliputi pencatatan pendaftaran, skrining, hingga pada penerbitan kartu vaksinnya.

“Aplikasi ini diimplementasikan pada fasilitas kesehatan yang telah ditunjuk ditunjuk sebagai vaksinator oleh Dinkes. Aplikasi ini berbasis web yang akan diakses oleh fasilitas kesehatan yang telah ditunjuk Dinkes,” ujar Dina kepada New Malang Pos, siang ini.

Ia menerangkan tidak semua orang bisa mengakses data tersebut. Karena dalam aplikasi ini akan diberikan data peserta vaksinasi.

Baca Juga: Vaksinasi Kota Batu Mundur Februari

Kemudian di masing-masing faskes mendapatkan jumlah peserta vaksinasi yang berbeda-beda. Sehingga, user password aplikasi ini diberikan kepada faskes yang telah ditunjuk melalui SK Kepala Dinkes.

“Untuk Kota Batu ada sembilan faskes yang sudah ditunjuk oleh Dinkes. Meliputi lima Puskesmas dan empat Rumah Sakit. Salah satunya di RS Baptis yang saat ini digelar vaksinasi,” bebernya.

Sesuai tahapan yang ditetapkan pemerintah, vaksinasi tahap pertama ditujukan kepada nakes, pejabat pemerintah dan petugas pelayanan publik. Selain itu masyarakat tergolong rentan dari segi sosial, ekonomi, geospasial. Baru kemudian masyakat umum.

Target sasaran ada indikatonya. KPC PEN akan menyaring daftar peserta. Sifatnya data ini top down, akan mendistribusikan ke masing-masing faskes.

“Jadi betul-betul tersaring, seperti segi usia. Usia 18-59 tahun, tidak boleh lebih 60 tahun. Nah untuk filter tersebut sudah masuk dalam data-data dari berbagai sumber akan disaring KPC PEN,” terangnya. (eri)