5.306 Pelajar Terima Program Indonesia Pintar

new malang pos
Sektor pendidikan jadi prioritas Pemkot dan Pusat dalam kebijakan daerah. (NMP-KERISDIANTO)

NewMalangPos, KOTA BATU-Pemerintah terus berupaya untuk mencegah peserta didik dari kemungkinan putus sekolah. Salah satunya melalui Program Indonesia Pintar (PIP) yang diluncurkan oleh Kemendikbud bagi tiap kota dan kabupaten.

Tak terkecuali bagi Kota Batu, Dinas Pendidikan mencatat ada 5.306 pelajar penerima PIP bagi warganya yang prasejahtera. Di Kota Batu saat ini pelajar yang menerima PIP untuk SD sebanyak 3495 penerima dan SMP sejumlah 1811 penerima.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Batu Enny Rachyuningsih mengatakan bahwa penerima PIP tahun ini lebih sedikit dari tahun lalu. Tercatat pada tahun 2019 lalu untuk SD sebanyak 3405 penerima atau lebih sedikit dibandingkan tahun ini. Untuk tingkat SMP sejumlah 1926 penerima pada tahun lalu.

“Setiap tahun penerima PIP fluktuatif. Kami mencatat tahun lalu lebih banyak daripada tahun ini. Penerima PIP tergantung dari pengajuan masing-masing sekolah yang kemudian dilakukan verifikasi oleh Kemendikbud,” ujar Eny kepada New Malang Pos.

Mantan kepala Bappeda ini menerangkan, untuk nominal penerima bantuan berbeda-beda tiap jenjangnya. Untuk tingkat SD Kelas 2-6 senilai Rp 450 ribu setiap tahunnya. Kemudian untuk Kelas 1 SD sejumlah Rp 225 ribu karena pertengahan tahun pelajaran dan tahun anggaran yang berbeda ketika mulai awal masuk.

Sedangkan untuk pelajar tingkat SMP kelas 8-9 menerima Rp 750 ribu dan kelas 7 sebesar Rp 375 ribu. Mereka yang menerima PIP akan ditransfer langsung ke nomor rekening masing-masing atau tidak diberikan secara tunai menghindari adanya hal yang tak diinginkan.

Untuk peserta didik SMA/SMK/MA/Paket C mendapatkan Rp 1 juta per tahun. Namun untuk tingkat SMA didata oleh Dinas Pendidikan Provinsi.

“Pada tahun ini pencairan PIP dimulai antara bulan April dan Mei. Untuk pencairan Kemendikbud tidak melakukan secara serentak. Dalam setahun bisa dilakukan sampai 20 kali pencairan secara bergilir,” terangnya.

Enny menegaskan bagi pelajar yang ingin mendapatkan PIP dapat diusulkan oleh pihak masing-masing sekolah. Salah satu syaratnya peserta didik harus membuat surat keterangan tidak mampu. Walaupun aturan itu tidak ada dalam persyaratan tetapi menjadi dasar pijakan. (eri/jon)