NMP
MENUMPUK: Tumpukkan material kayu di aliran sungai Desa Sidodadi Kecamatan Ngantang pasca terjadi banjir bandang, Rabu (6/1) lalu.( IST/Newmalangpos)

Pasca Pipa Saluran Air Bersih Putus Diterjang Banjir

NEW MALANG POS, MALANG-Warga Desa Sidodadi, Kecamatan Ngantang mulai kesulitan air bersih. Pipa saluran air bersih di desa tersebut putus akibat diterjang banjir bandang, Rabu (6/1) lalu. Warga berharap, adanya suplai air bersih, sehingga warga tidak kesulitan air bersih lagi.

Muhammad Iqbal salah satu warga mengatakan, banjir bandang yang terjadi di Desa Sidodadi sangat berdampak pada masyarakat. Selain sawah yang hancur, juga membuat saluran air bersih di desa itu putus.

“Pipa saluran air bersih ini dibangun tahun 2014 lalu, pasca meletusnya Gunung Kelud. Saat ada pipa kami tidak kesulitan air bersih. Tetapi sekarang pipanya putus, jadi kami tidak bisa mendapatkan air bersih,” ungkap Iqbal. Untuk memenuhi kebutuhan air bersih, warga harus membeli dengan cara patungan.

Warga sudah melaporkan ke pemerintah desa. Harapannya dengan laporan tersebut, warga segera mendapat bantuan suplai air bersih. Karena sampai kemarin, warga masih kesulitan air bersih.

“Di Desa Sidodadi ada sekitar 800 KK yang bergantung pada pipa saluran air bersih. Pipa air yang putus itu juga mengaliri pemukiman warga di desa lainnya,” katanya..

Kesulitan air bersih di Desa Sidodadi, Kecamatan Ngantang ini  juga terlihat dalam postingan salah satu warganet di media sosial Facebook. Menggunakan akun bernama Umar, dia menuliskan permintaan bantuan untuk warga di Kecamatan Ngantan yang terkena bencana lahar dingin dan saat ini kesulitan air bersih.

“Ayo dulur, monggo dibantu saudara kita yang sedang kena bencana lahar dingin dan jebolnya tanggul sehingga membutuhkan air bersih untuk desa ngantru dan sekitarnya, yang punya toren monggo dibantu alangkah indahnya jika saling membantu,” postingnya.

Tidak hanya itu, Umar juga menyertakan sejumlah foto dan sebuah video pendek menggambarkan keadaan lokasi. Postingan Umar pun mendapatkan respon dari warganet. Banyak diantarannya siap menjadi relawan dalam penanganan pasca banjir bandang yang terjadi tersebut.

Sementara itu, banjir bandang yang terjadi di wilayah Desa Sidodadi, Kecamatan Ngantang terjadi Rabu (6/1) lalu. Air bercampur lumpur membawa material kayu meluap dari sungai. Meskipun tidak ada korban jiwa, namun banjir bandang ini membuat lahan persawahan warga rusak parah.

Kejadian sempat mendapat respon dari Bupati Malang Drs. H. M Sanusi dan Forkopimda Kabupaten Malang, dengan meninjau ke lokasi banjir. Bupati juga menekankan kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk segera melakukan penanganan, supaya warga bisa kembali beraktifitas dengan normal.(ira/agp)