Usul Tambah Embung ke Kementerian PUPR, Untuk Mengatasi Masalah Kekeringan Saat Musim Kemarau

NewMalangPos, MALANG-Berbagai upaya dilakukan Pemkab Malang untuk mengatasi kekeringan saat musim kemarau. Salah satunya dengan membangun embung. Fungsinya untuk menampung air hujan, sehingga ke6tika musim kemarau airnya bisa dimanfaatkan warga.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air (DPUSDA) Kabupaten Malang Avicenna Medisica Saniputera mengatakan, saat ini sudah ada 40 embung di wilayah Kabupaten Malang. Semua embung itu sudah berfungsi maksimal. Dan mampu mengatasi masalah kekeringan di masyarakat.

“Tahun ini kami ingin menambah lagi. Karena dari evaluasi, embung yang sudah ada memberikan manfaat luar biasa kepada masyarakat. Air hujan yang tertampung banyak dimanfaatkan masyarakat saat musim kemarau tiba. Karena dengan embung, air hujan tidak terbuang sia-sia,’’ ungkap Avicenna.

Lalu kapan rencana penambahan embung akan terealisasi? Ia mengatakan sudah membuat usulan ke Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. Harapannya usulan tersebut segera mendapatkan respon, sehingga penambahan embung dapat segera terealisasi.

“Saat kami ke Jakarta beberapa waktu lalu, secara lisan sudah kami sampaikan rencana penambahan pembangunan embung di Kabupaten Malang. Respon dari Kementrian PUPR cukup baik. Lalu kami tindaklanjuti dengan pengajuan secara tertulis, semoga saja disetujui, sehingga segera direalisasi,’’ jelasnya.

Avicenna menambahkan ada beberapa embung yang sudah memberikan manfaat kepada warga. Misalnya seperti di Desa Peniwen Kecamatan Kromengan dan di Kecamatan Gondanglegi. Embung yang ada di dua wilayah ini, mampu menampung air hujan dan airnya digunakan warga saat musim kemarau. Bahkan saat air sulit, air di embung masih bisa untuk mengaliri sawah milik warga.

“Keberadaan embung ini memiliki banyak manfaat. Selain untuk kebutuhan rumah tangga, juga kebutuhan persawahan. Karenanya kami berharap Kementerian PUPR menyetujui usulan ini,’’ tandasnya.(ira/agp)