Sempat Terkendala, Pembangunan Sumur Bor Tetap Dilanjut

new malang pos
TUNTASKAN: Pembangunan sumur gedangan sudah 50 persen dan akan disusul 2 sumur bor di Kecamatan Bantur dan Kecamatan Sumbermanjing Wetan

LAZNAS Baitul Maal Hidayatullah

NewMalangPos, MALANG – Pembangunan sumur bor di daerah kekeringan tepatnya di Pondok Pesantren Nusantara, Kecamatan Gedangan sempat mengalami kendala. Pengeboran yang dilakukan oleh ini mengalami Waterloss ketika mata bor mencapai kedalaman 51 meter.

“Air yang dijatuhkan ke bawah langsung masuk rongga. Akibatnya pengeboran tidak maksimal dan tanah yang akan dibor menutupi sumur lagi,” ujar Humas BMH Gerai Malang Ruwiyanto, kepada New Malang Pos, Kamis (14/1/2021).

Ruwiyanto menjelaskan, pengerjaan sumur bor ini diperkirakan selesai dua bulan lagi. Hal ini berdasarkan perhitungannya karena kondisi kontur tanah tersebut bercampur dengan bebatuan.

“Tergantung kontur tanah, kalau ada bebatuan bisa sampai 2 bulan lagi. Karena untuk memecah batu tidak mudah. 1 hari setengah meter sudah bagus,” ujarnya.

Meski terjadi kendala, Ruwiyanto menegaskan tidak akan menimbulkan biaya tambahan. Pengerjaan sumur bor sepenuhnya harus berdasarkan akad awal. Sesuai rencana, sumur di Gedangan ini akan memiliki kedalaman 100 meter.

“Sesuai dengan akad awal patokannya, tidak ada pembengkakan biaya. Sekarang sudah 50 persen (pengeborannya),” tegasnya.

Meski pengeboran di Gedangan sempat mengalami kendala, pembangunan dua sumur bor lain tetap akan dilakukan. Sesuai dengan rencana, BMH akan melakukan pengeboran sumur di Kecamatan Bantur dan Kecamatan Sumbermanjing Wetan.

“Sesuai dengan proposal yang masuk kepada kami, di Bantur estimasi kedalaman 50 meter dan Sumbermanjing Wetan 70-100 meter. Kami menggandeng tim geologi dari UM untuk survey dan mendeteksi keberadaan air dengan alat geolistrik,” ungkap Ruwiyanto.

Untuk mulai penggarapannya hanya menunggu survey dan persiapan akhir. Keseluruhannya akan memanfaatkan dana sebesar kurang lebih Rp 200 juta.

“Keseluruhan akadnya Rp 200 juta. Itu sudah termasuk instalasi tandon, instalasi air, pipa dan sanyo,” tandas Ruwiyanto. (ian/sir/aim)