Semarak Kemerdekaan RT 03 RW 01 Desa Sekarpuro

NEW MALANG POS, MALANG – Memperingati HUT ke-75 Kemerdekaan Republik Indonesia, warga Desa Sekarpuro, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang memeriahkan dengan cara yang unik. Semua RT di desa tersebut bersaing menghias jalan kampung dan gapura beserta pernak-perniknya.

Lomba menata dan menghias lingkungan ini merupakan inisiasi dari Pemerintah Desa Sekarpuro.  Semarak lomba menghias kampung antar RT itu sangat terlihat, salah satunya di RT 03 RW 01 yang tampak gemerlap. Pancaran pernak-pernik lampu hias, lampion, tempat cuci tangan, taman selfie, mural tembok pagar rumah serta hias gapura pintu masuk, menjadi pemandangan yang mewarnai hampir semua sudut wilayahnya.

Kepala Desa Sekarpuro Sulirmanto mengatakan, lomba itu diikuti 84 RT dari 17 RW di Desa Sekarpuro. Semua RT berpartisipasi dengan menghias jalan dengan lampu dan ornamen gemerlap lainnya sehingga lingkungan menjadi lebih indah saat malam hari.

“Lomba ini sebagai bagian program menata lingkungan biar rapi dan indah dengan hiasan lampu yang bermacam-macam warna. Semua RT RT turut berpartisipasi,” paparnya.

Ia menguraikan, kriteria penilaian meliputi kerapian, kebersihan, dan keindahan lingkungan. Penilaian akan masih berlanjut hingga diumumkan pada 31 Agustus mendatang.

“Ini adalah upaya kami supaya di setiap kampung itu memiliki keindahan dan kebersihan. Karena di masa pandemi ini kita harus di budayakan hidup sehat dan bersih,” terangnya.

Sementara itu, Ketua RT 03 RW 01 Desa Sekarpuro Santoso menyebutkan, antusiasme warganya tersebut sebuah demam yang positif. Mereka termotivasi dan bersemangat menyambut Kemerdekaan RI serta mengikuti lomba menghias kampung.

“Hanya membutuhkan satu pekan ini warga kami gotong royong menghias kampung untuk mengikuti lomba tingkat desa. Harus total, karena ini bersaing  di seluruh RT. Pokoknya semangatnya menghias sebaik-baiknya dan berharap bisa juara,” paparnya.

Santoso menguraikan, bahan untuk menghias jalan di RT-nya juga menggunakan bahan limbah rumah tangga yang tak terpakai. Selain mempercantik lingkungan, warga juga memberdayakan sampah yang ada sehingga bisa menekan keberadaan sampah di lingkungannya. Selain itu juga penanaman tanaman herbal juga dibudidayakan di wilayahnya.

“Setiap rumah warga di wajibkan ada tanaman toga. Karena masa pandemi ini tanaman toga sangat dibutuhkan untuk imun kita,” pungkasnya. (gim/sir/aim)