Satu Langkah Gerindra di Sandi

chusni Mubarok new malang pos
Chusni Mubarok

NEW MALANG POS- Gerindra tinggal selangkah mendukung pasangan bakal calon bupati-wabup Malang HM Sanusi- Didik Gatot Subroto (Sandi). Rapat Koordinasi Daerah Khusus (Rakordasus) Gerindra Jatim sudah oke mendukung calon petahana yang diusung PDI Perjuangan.

Kini hanya satu langkah saja untuk Sandi. Jika partai besutan Prabowo Subianto itu mendukung calon petahana ini, maka kekuatan politiknya makin besar. Sebelumnya Sandi diusung PDI Perjuangan, Nasdem, PPP dan  Demokrat.

“Kami memaparkan semuanya kepada Ketua DPD Partai Gerindra Jatim Soeprayitno. Baik komunikasi politik yang kami jalin selama ini, bersama partai maupun calon, akhirnya pilihan dari hasil diskusi dengan DPD kami mengerucut kepada pasangan Sandi,” kata Ketua Gerindra Kabupaten Malang, Chusni Mubarok tentang hasil Rakordasus, akhir pekan kemarin.

Memilih pasangan Sandi bukan tanpa alasan. Chusni mengatakan, salah satu pertimbangannya,  pasangan ini serius dan lebih siap menghadapi Pilakda. Itu diketahui Chusni  setelah membangun komunikasi. Baik itu dengan partai politik maupun dengan calon.

“Kalau tidak dengan Sandi  kemana lagi? Artinya pasangan inilah yang serius dan sudah siap. Sementara yang lain, masih belum,” tambahnya.

Chusni juga mengatakan, menjatuhkan pilihan kepada Sandi lantaran Partai Gerindra tidak ingin kehilangan momentum mengikuti kontestasi Pilkada. “Kami tidak memiliki pilihan lain, sementara waktu terus berjalan. Pilkada semakin dekat,’’ kata dia.

Ia mengatakan hasil rakordasus pun langsung dibawa ke DPP Gerindra di Jakarta, untuk kemudian diterbitkan rekomendasi. “Kalau tidak ada dinamika politik yang besar di atas (DPP) saya yakin tidak akan ada perubahan. Artinya Partai Gerinda bersama poros PDI Perjuangan mengusung Sandi dalam Pilkada 2020 ini,’’ urainya.

Disinggung kapan rekomendasi turun? Chusni mengaku belum tahu. Namun demikian, dari pengalaman, setelah usulan disampaikan, DPP Gerindra  akan segera memproses. “Paling tidak perkiraan kami sekitar pertengahan Juli ini rekomendasi dari DPP turun. Saat menurunkan rekomendasi, DPP juga memiliki pertimbangan-pertimbangan,’’ tambahnya.

Sementara saat rekomendasi keluar, Chusni pun mengatakan akan segera merapat kepada poros PDI Perjuangan. Tujuannya untuk melakukan komunikasi dalam hal membangun strategi pemenangan. Chusni mengaku, sekalipun pasangan Sandi cukup kuat, bukan berarti pihaknya tenang. Alias tetap harus menyusun strategi pemenangan.

Chusni tak masalah Gerindra tak punya kader sendiri di Sandi. Pihaknya tak kecewa. Sebaliknya, dia ingin dengan mengusung Sandi, maka selain Partai Gerindra ikut dalam Pilkada, juga berkontribusi dalam pembangunan di Kabupaten Malang.

“Keuntungannya kemenangan dalam Pilkada. Itu adalah komitmen kami, yaitu memenangkan Pilkada. Tujuan kami adalah hadir dan bermanfaat untuk masyarakat,’’ tandasnya.

Sementara Ketua PDI Perjuangan Kabupaten Malang Didik Gatot Subroto memberikan apresiasi Partai Gerindra. Dengan bergabungnya Partai Gerindra, maka ada empat partai yang berkoalisi dengan PDI Perjuangan mengusung pasangan Sandi. Yakni PPP, Partai Nasdem, Partai Demokrat dan terakhir  Partai Gerindra. “Alhamdulillah, kemarin saya sudah diberi tahu, Partai Gerindra sudah fix mengusung Sandi dalam Pilkada tahun 2020,’’ urainya.

Seiring dengan itu, Didik mengatakan dalam waktu dekat akan melakukan konsolidasi. Tidak hanya dengan internal PDI Perjuangan tapi juga dengan partai-partai pengusung. Terkait menyusun strategi pemenangan.

Ditanya prosentase kemenangan Sandi dalam Pilkada tahun 2020 seiring dengan bergabungnya  Gerindra? Didik langsung menjawab 70 persen. Tapi demikian, dia juga mengatakan, untuk mendapatkan kemenangan itu, pihaknya tetap harus memiliki strategi. “Makanya dibutuhkan konsolidasi untuk pemenangan,’’ tandasnya.(ira/van)