Rumah Sedekah Cetak Penghafal Alquran

WADAH SEDEKAH: Bupati Malang Drs. H.M Sanusi menggunting pita sebagai tanda diresmikannya Rumah Sedekah Kecamatan Dau, Senin kemarin. (IRA RAVIKA/NewMalangPos)

NewMalangPos, MALANG-Setelah tiga tahun berdiri, Rumah Sedekah akhirnya memiliki tempat. Di Perumahan Royal Orchid Desa Mulyoagung, Kecamatan Dau, bangunan Rumah Sedekah diresmikan Bupati Malang Drs. H. M Sanusi, Senin (15/2) kemarin.

Sanusi mengapresiasi berdirinya bangunan Rumah Sedekah. Menurutnya berdirinya Rumah Sedekah ini akan meningkatkan kesadaran masyarakat untuk selalu saling berbagi.

“Ini luar biasa. Kami mendukung penuh berdirinya Rumah Sedekah termasuk kegiatannya. Harapannya Rumah Sedekah ini memberikan manfaat bagi banyak orang,’’ ungkap Sanusi.

Dikatakannya, program Rumah Sedekah tidak sekadar menampung sedekah warga untuk disalurkan kepada yang membutuhkan. Tetapi banyak kegiatan positif lainnya. Diantarannya pelatihan wirausaha untuk para generasi muda serta pemberian beasiswa untuk anak-anak tidak mampu.

Pendiri Rumah Sedekah Nur Sodiq Askandar mengatakan, berdirinya Rumah Sedekah ini untuk membantu warga tidak mampu. Di Rumah Sedekah ia merealisasikan konsep baru dalam bersedekah.

“Jadi kalau sebelumnya orang bersedekah saja, untuk apanya sedekah itu diserahkan kepada pengelola. Disini (Rumah Sedekah) tidak, pemberi sedekah bisa menyebutkan untuk apa sedekahnya. Contohnya untuk beasiswa, santunan untuk kegiatan positif lainnya,’’ urai Nur Sodiq Askandar. Dengan begitu, lanjut Gus Sodiq sapaan akrabnya, sedekah yang diberikan bisa mudah mempertanggungjawabkannya.

Selain itu, dilanjutkannya berdirinya Rumah Sedekah juga berharap bisa menghasilkan sesuatu untuk masyarakat. Misalnya dengan memberi pelatihan pemuda karang taruna, sehingga diharapkan bisa menjadi seorang wirausaha.

“Tempatnya sudah disiapkan. Mereka yang sudah mendapat pelatihan akan dididik sebagai wirausaha baru. Tetapi sebelumnya lebih dulu menjadi karyawan di tempat usaha yang disediakan. Sehingga bisa mengurangi angka pengangguran dan kemiskinan’’ bebernya.

Selain itu di Rumah Sedekah juga mencetak penghafal Alquran. “Mereka yang tidak mampu mau mondok, kami silahkan,’’ tambahnya.

Gus Sodiq sendiri mengatakan, jika Rumah Sedekah berdiri independen. Namun ke depan akan bekerjasama dengan Lazisnu Jatim. “Ke depan kami akan bekerjasama dengan Lazisnu Jatim, sehingga semua program bisa berjalan maksimal,’’ tandasnya.(ira/agp)