PT Agro Mitra Alimentare, Hadirkan Probiotik Multi Strain Pertama di Indonesia

PRODUKSI: General Manager PT Agro Mitra Alimentare, Eddy Harsono (kanan) ditemui New Malang Pos disela-sela kesibukannya memproduksi PRO EM•1, Senin (15/2) kemarin.

NewMalangPos, MALANG – Adanya pandemi Covid-19 yang berkepanjangan, memaksa orang untuk lebih menjaga kesehatannya. Untuk itu, suplemen kesehatan menjadi produk primadona yang kini menjadi kebutuhan penting demi menjaga sistem imun di masa pandemi. Satu produk baru yang kini sedang naik daun adalah PRO EM•1.

Suplemen kesehatan probiotik ini diproduksi PT Agro Mitra Alimentare (AMA) yang berada di daerah Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang. PRO EM•1 dipastikan sudah memiliki izin edar dari Badan POM RI pada tanggal 5 November 2020 lalu.

“PRO EM•1 memang produk baru di Indonesia, tapi sebenarnya sudah lama. Produk ini dibawah lesensi EMRO (EM Research Organisation, Inc.) Jepang. Untuk ASEAN, PT AMA dipercaya mendapat lisensinya,” ungkap Eddy Harsono, General Manager PT AMA kepada New Malang Pos, Senin (15/2) kemarin.

Lebih lanjut, Eddy meyakinkan bahwa PRO EM•1 adalah probiotik cair multi strain pertama di Indonesia. “Sepengetahun kami, ini adalah probiotik cair multi strain pertama di Indonesia, ya kalau kami salah, mohon maaf,” lanjutnya.

PABRIK: PT Agro Mitra Alimentare yang memproduksi PRO EM•1 berlokasi di daerah Pakis, Kabupaten Malang.

Pastinya PRO EM•1 memiliki banyak keunggulan sebagai suplemen kesehatan priobiotik dalam bentuk cair ini, lantaran menurut Eddy, bakteri bermanfaat yang digunakan tidak ‘ditidurkan’. Artinya bahan yang digunakan tanpa menggunakan proses pengeringan dan pembekuan.

“Bentuknya cair dan hidup, bukan dalam bentuk bubuk. PRO EM•1 adalah supleman kesehatan probiotik multi strain untuk memperbaiki pencernaaan tubuh manusia. Kalau pencernaan bagus, imun bagus,” sebut Eddy, sekaligus meluruskan informasi tentang PRO EM•1 yang sempat disebut-sebut sebagai obat Covid-19.

Probiotik adalah istilah untuk mikroorganisme hidup yang dapat memberikan efek baik atau kesehatan pada organisme lain/inangnya. Probiotik single strain merupakan probiotik yang terdiri dari satu bakteri. Sedangkan probiotik multi strain mengandung lebih dari satu bakteri yang bersinergi dalam menghambat bakteri patogen.

“Jadi bukan obat Korona, karena memang belum ada obatnya, PRO EM•1 ini untuk daya tahan tubuh. Seperti kita ketahui, dalam tubuh kita banyak bakteri yang membentuk mata rantai, untuk itu bakteri di tubuh perlu distabilkan dan dibentuk siklusnya. Kalau siklusnya bagus, imun bagus,” jelasnya.

Tubuh dengan sistem imun optimal dapat melawan pathogen termasuk virus, anti depresi, menurunkan berat badan, promosi kesehatan yang komprehensif dan holistik. PRO EM•1 yang diproduksi PT AMA ini menjawab kebutuhan tersebut sebagai suplemen kesehatan probiotik.

“Produksi kurang lebih 20 ribu per bulan, meski belum semua terpenuhi, ini masih skala kecil, kita harapkan bisa meningkat dan produksinya bisa lebih,” terang Eddy yang mengaku pemasaran produknya belum merata di seluruh Indonesia. (bua/ley)