Pembangunan Pesantren Tahfidz Taruna Darul Hijrah Resmi Dimulai

PEMBANGUNAN: Ketua Yayasan Darul Hijrah Surabaya Ustadz Ihya Ulumuddin menyerahkan sertifikat kepada Laksda TNI (Purn) Dr. Sulistyanto, M.Sc, MM perwakilan pemberi wakaf dan pendanaan pembangunan Pesantren Tahfidz Taruna Darul Hijrah.( IST/Newmalangpos)

Ditandai Peletakan Batu Pertama Oleh Ketua Pembina Hidayatullah Jawa Timur

NewMalangPos, MALANG-Pembangunan Pesantren Tahfidz Taruna Darul Hijrah di Kompleks Villa Navy Residence, Desa Ketindan, Kecamatan Lawang, resmi dimulai. Ditandai peletakan batu pertama oleh Ketua Pembina Hidayatullah Jawa Timur sekaligus Ketua Pembina Yayasan Darul Hijrah Surabaya dan Yayasan Darul Hijrah Taruna, Ustadz Abdurrahman, SE, Sabtu (23/1) lalu.

Batu pertama tanda mulai pembangunan, ditempatkan di samping Masjid Al Mujib. Masjid ini salah satu sarana untuk ibadah santri. Peletakan batu pertama disaksikan sejumlah perwira menengah, pensiunan perwira TNI-AL serta santri Pesantren Tahfidzul Qur’an Darul Hijrah.

Abdurrahman mengatakan, pendidikan di Pesantren Darul Hijrah untuk membangun generasi Qurani di kalangan anak-anak muda. Terutama kalangan yang perlu dilindungi, seperti dhuafa dan yatim. Dan sebagian besar santri yang belajar adalah anak-anak dhuafa dan yatim.

Menyadur Surat Ad-Dhuha, Abdurrahman menyebutkan Allah SWT memberi semangat kepada Nabi Muhammad yang merupakan anak yatim, untuk memantapkan diri dalam menjalankan risalah-NYA dengan memandang harapan di masa yang akan datang.

BATU PERTAMA: Ketua Pembina Hidayatullah Jawa Timur Ustadz Abdurrahman dan Ketua Yayasan Darul Hijrah Surabaya Ustadz Ihya Ulumuddin meletakkan batu pertama sebagai tanda pembangunan dimulai.

“Terdapat harapan dari kondisi kegelapan, yakni kehidupan anak yatim menuju masa yang terang. Demikian pula pada kita untuk tidak berputus asa dalam kondisi yang kita hadapi. Sebagai muslim kita memang tidak boleh untuk bersikap putus asa. Selalu ada harapan di depan kita,” ungkapnya.

Lahan untuk pesantren luasnya sekitar 1.000 meter persegi. Rencananya akan dibangun asrama dan tempat pendidikan santri. Termasuk dua bangunan rumah untuk pengasuh santri.

Pembangunan Pesantren Tahfidz Taruna Darul Hijrah ini akan menjadi bagian dari Pesantren Tahfidzul Qur’an Darul Hijrah, yang memiliki delapan cabang. Yakni di Surabaya, Pasuruan, Gresik, Bangkalan, Tuban, Pamekasan serta Probolinggo.

Lebih lanjut Abdurrahman mengatakan, anak-anak yatim dan dhuafa harus dilindungi untuk memberi harapan pada mereka. Salah satu caranya melalui pendidikan yang dilakukan di Darul Hijrah.

“Melalui sinergi dengan anggota TNI-AL, juga merupakan upaya melindungi anak-anak yatim dan dhuafa. Nantinya jika mereka menjadi tentara, diharapkan akan menjadi tentara yang saleh, yang memahami Alquran dan hadis,” jelasnya.

Di akhir acara, Ketua Yayasan Darul Hijrah Surabaya Ustadz Ihya Ulumuddin memberi sertifikat kepada pihak yang mewakafkan tanah dan membantu dana pembangunan  Pesantren Tahfidz Taruna Darul Hijrah. Sertifikat diserahkan Ustadz Ihya Ulumuddin kepada perwakilan Laksda TNI (Purn) Dr. Sulistyanto, M.Sc, MM.(ian/adv/agp)