Pembangunan Jembatan Putus, Butuh Waktu 8 Bulan

Bupati Malang Drs. H. M Sanusi
PENINJAUAN: Bupati Malang Drs. H. M Sanusi meninjau lokasi Jembatan Druju di Desa Pondokagung Kecamatan Kasembon yang putus.(NMP-IST)

NEW MALANG POS, MALANG – Sepulang dari Jakarta, Bupati Malang Drs. H. M. Sanusi langsung meninjau lokasi jembatan utama di Dusun Druju, Desa Pondokagung, Kecamatan Kasembon yang putus, Jumat (8/1). Dia meminta pembangunan jalan alternatif bisa dipercepat.
“Ini (pembangunan jalan alternatif, red) segera diselesaikan. Supaya masyarakat tidak lagi terisolasi,” ucap Sanusi.
Seperti diketahui, jembatan utama di Dusun Druju, Desa Pondokagung putus Rabu (6/1) lalu. Putusnya jembatan yang dibangun tahun 2015 lalu, akibat pondasinya tergerus air sungai yang meluap ketika hujan deras. Tidak ada korban jiwa, namun sekitar 6.858 warga terisolasi.
Untuk jembatan yang putus, Sanusi berjanji akan segera membenahi. Seluruh pondasi jembatan akan dibongkar. Selanjutnya dibangun ulang.
“Karena sangat dibutuhkan kami minta Dinas PU Bina Marga untuk mengambil langkah cepat, sehingga jembatan ini segera dibenahi,” tambahnya.
Pembangunan jembatan ini ditargetkan Sanusi akan selesai dalam waktu delapan bulan. Selama proses pembangunan, masyarakat diminta untuk bersabar.
“Kalau normal tidak ada kendala pembangunannya sekitar delapan bulan sudah selesai. Kami minta Dinas PU Bina Marga sigap dan cepat melaksanakan pekerjaannya,” tandasnya.
Dikatakannya, jembatan utama di Dusun Druju, tidak sekadar dibangun seperti sebelumnya, namun akan dilebarkan. Pondasi jembatan tidak lagi berada tepat di atas sungai, sehingga lebih aman dan tidak tergerus air sungai.
Sementara, dalam kunjungan itu Politisi PDI Perjuangan juga menggelontorkan bantuan. Terutama kepada warga yang terdampak. Bantuan sosial disalurkan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas).
Ia berpesan pada masyarakat supaya ikut merawat sungai, sehingga tidak sampai terjadi sedimentasi maupun penyumbatan aliran sungai akibat membuang sampah ke sungai.
Usai meninjau jembatan putus, Sanusi meninjau Desa Sidodadi Kecamatan yang Kamis (7/1) lalu diterjang banjir. Banjir ini merendam sawah milik warga. Ia meminta OPD terkait untuk segera melakukan normalisasi sungai yang airnya meluap.
Kunjungan Sanusi ke wilayah Malang Barat didampingi Dandim 0818 Kabupaten Malang dan Kota Batu Letkol Ing Yusub Dody Sandra, Kapolres Batu AKBP Catur Cahyono Wibowo dan sejumlah kepala OPD. Rombongan juga mengecekan wilayah untuk menggali potensi yang ada di desa.(ira/agp)