Masalah Pertanian Jadi Prioritas Ladub

NEW MALANG POS, MALANG – Paslon Malang Bangkit juga terus bergerak. Senin (28/9) kemarin melakukan kampanye di wilayah Malang Selatan. Sasarannya adalah Kecamatan Gondanglegi, Dampit serta Tirtoyudo.

Menghemat waktu serta supaya kampanye bisa merata, Paslon nomor urut dua yang diusung PKB dan Partai Hanura ini, tidak jalan bareng. Hj. Lathifah Shohib – Didik Budi Muljono (Ladub) kampanye sendiri sesuai dengan lokasi tujuan yang telah terbagi.

“Kami sengaja kampanye sendiri-sendiri agar lebih efektif. Mengingat pendeknya waktu dan luasnya wilayah Kabupaten Malang,’’ ujar  Didik Budi Muljono.

Kampanye yang dilakukan Didik pun cukup menarik. diawali di area Pasar Dampit, Didik bersama tim membagikan masker, dan hand sanitizer. Ia beresan kepada pengunjung pasar untuk selalu mematuhi protokol kesehatan.

Mantan Sekertaris Daerah Kabupaten Malang ini juga mengenalkan diri sebagai Cawabup Malang. Termasuk mengenalkan seluruh program yang bakal dilakukan bersama Cabup Hj. Lathifah Shohib.

Setelah ke Pasar Dampit, Didik berlanjut ke Kecamatan Tirtoyudo. Ia memberi support warga yang kebetulan sedang bermain voli. Didik berjanji akan meningkatkan kualitas di bidang olahraga. Tidak hanya meningkatkan kualitas SDM, tetapi juga sarana olahraga.

Termasuk berjanji memperhatikan masalah pertanian sebagai salah satu program prioritasnya. Ini disampaikan saat bertemu petani di Desa Tlogosari. Salah satunya terkait subsidi pupuk masih belum maksimal, karena belum ada political will dari kepala daerah.

“Selama ini subsidi pupuk masih banyak dari pusat melalui kartu petani. Seharusnya program ini diperkuat oleh pemerintah daerah dengan menggelontorkan subsidi bagi petani yang belum dapat bantuan supaya merata,”  ungkap Didik.

Mantan Kepala Inspektorat Kabupaten Malang ini melanjutkan, selama ini hasil produksi pertanian masih dipasarkan secara konvensional. Ke depan perlu ada terobosan baru, melalui sistem online.

Salah satu program Malang Bangkit adalah membangkitkan sektor pertanian agar para petani bisa sejahtera. Selain itu hasil pertanian juga mampu menembus pasar yang lebih luas.

“Kita sudah siapkan desain program yang sangat detail dalam menangani masalah pertanian. Ketika kami diamanahi masyarakat menjadi pemimpin, maka sektor pertanian menjadi prioritas,” tegasnya.(ira/agp)