Longsor Susulan di Pujon, Jalur Malang Kediri masih Tutup Total

Longsor di Pujo
Longsor di Pujon, Malang (Foto: Muhammad Aminudin/detik)

MALANG – Longsor susulan terjadi di Desa Ngeprih, Pujon, Kabupaten Malang. Terjadi setinggi 15 meter dengan lebar 7 meter, dan volume material longsor bertambah dan Akses jalur Malang-Kediri masih tertutup total.


Sebelumnya, longsor terjadi di Desa Jombok, Ngantang, Kabupaten Malang, pada selasa (2/2/2021) sore.
Berdasarkan data Pusdalops BPBD Kabupaten Malang, longsor di Pujon terjadi di Jalan Brigjen Abdul Manan Wijaya, Dusun Ngeprih, Desa Bendosari, Rabu (3/2/2021) pukul 04.39 WIB.


Longsor juga disebabkan oleh hujan lebat yang mengguyur Pulon dan sekitarnyaa pada Selasa (2/2/2021) sejak sing hari. Akibatnya, tebing setinggi 20 meter beserta rumpun bambu longsor hingga menutup badan jalan.


Longsor menutup jalur Malang-Kediri, ada dua titik terparah yakni Desa Jombok, Kecamatan Ngantang, dan Dusun Ngeprih, Desa Bendosari, Kecamatan Pujon,” terang Pusdalops BPBD Kabupaten Malang, seperti diberitakan detikcom, Rabu (3/2/2021).


Sementara itu, longsor yang terjadi di Desa Jombok, Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang, tengah dalam proses pembersihan menggunakan alat berat.
“Untuk longsor di Desa Jombok, Kecamatan Ngantang, sudah di datangkan alat berat. Proses pembersihan material longsor tengah berjalan,” ujar AKP Mala Darlius, Kasat Lantas Polres Batu.


Menurut Mala, alat berat baru dapat dioperasikan sekitar pukul 23.00 WIB, untuk menangani bencana tanah longsor di Desa Jombok tersebut.
“Namun subuh tadi, tanah longsor kembali terjadi di Dusun Ngeprih, Desa Bendosari, Kecamatan Pujon, dan juga menutup akses jalan,” tuturnya.


Pihaknya menghimbau kepada masyarakat atau pengguna jalan ingin menuju Kediri dari arah Kota Batu, untuk segera putar balik. (dtk/nmp)