Debit Air Sungai Naik, Dapur Rumah Warga Ambrol

BENCANA: Petugas BPBD Kabupaten Malang bersama Muspika Kecamatan Tumpang membersihkan material bangunan yang ambrol. (IST/NewMalangPos)

NewMalangPos, MALANG-Bencana alam masih terus terjadi di wilayah Kabupaten Malang. Selasa (9/2) malam, dapur rumah milik Alex, 39, warga Desa Jeru, Kecamatan Tumpang ambrol dan terbawa arus sungai. Kejadiannya setelah diguyur hujan deras.

Untungnya tidak sampai ada korban jiwa. Hanya mengakibatkan kerugian materi saja. Karena selain bangunan rumah, beberapa perlengkapan dapur juga lenyap terbawa arus sungai.

“Nilai kerugian akibat kejadian itu ditafsir sekitar Rp 5 juta,” ucap plt Kabid Kedaruratan BPBD Kabupaten Malang Sadono Irawan.

Menurutnya peristiwa bencana alam itu terjadi sekitar pukul 23.00. Sebelum kejadian sekitar lokasi diguyur hujan cukup deras. Sehingga mengakibatkan debit air sungai di belakang rumah naik hingga tiga meter.

Mungkin karena dinding dapur rumah yang rapuh akibat tergerus air sungai itulah, akhirnya ambrol. Beberapa peralatan dapur pun ikut terbawa arus sungai.

Selain dapur rumah milik Alex, lanjut Sadono, bangunan Musala yang dekat dengan lokasi kejadian juga nyaris ambruk. Kondisinya sudah terlihat miring.

“Posisi rumah dan Musala itu memang tepat berada di bibir sungai. Jadi memang rentan mengalami ambrol jika debit air sungai naik,” ujarnya.

Pasca kejadian itu, Rabu (10/2) kemarin, BPBD dan Muspika Kecamatan Tumpang langsung mendatangi lokasi. Kemudian bersama warga membersihkan material longsoran, agar aliran sungai kembali lancar.

“Untuk mengantisipasi agar tidak ambruk untuk sementara personel menyangganya dengan kayu,” katanya.

“Nantinya dari BPBD juga akan memberi bantuan pada pemilik rumah. Namun saat ini sedang dilakukan pengkajian,” sambungnya.(agp)