Malang Raya Targetkan 2 Minggu Pindah Pasien Isoman ke Isoter

APEL: Ratusan petugas dari berbagai satuan dan lembaga di Malang Raya turut hadir dalam kegiatan Apel Gelar Pasukan Kesiapan Pemindahan Isoman Menuju Isoter di Lapangan Brawijaya Rampal, Rabu (18/8) pagi. (NMP - IPUNK PURWANTO)

MALANG, NewMalangPos – Korem 083/Baladhika Jaya menggelar Apel Gelar Pasukan Kesiapan dalam Rangka Pemindahan Isoman Menuju ke Isoter, di Lapangan Brawijaya Rampal, Rabu (18/7) pagi.

Kegiatan ini untuk mematangkan dan menyiapkan pasukan yang bertugas di seluruh Malang Raya.

Komandan Korem 083/Bdj Kolonel Inf Irwan Subekti menuturkan bahwa masing-masing wilayah di Malang Raya harus sudah menyiapkan lokasi Isoter yang aktif. Sehingga proses pemindahan bisa berjalan lancar.

“Kami siap mengerahkan pasukan untuk menjadi petugas. Juga dibantu dengan petugas di masing Kota Batu, Kota Malang, dan Kabupaten Malang,” jelasnya.

Baca Juga :  KPPN Malang Beri Penghargaan PRISMA ke 15 Satker

Irwan menyampaikan dalam petugas gabungan itu, juga termasuk tenaga kesehatan (nakes) dari Puskesmas di tingkat kelurahan dan kecamatan. Hal ini untuk meningkatkan testing dan tracing.

“Terhitung sejak Rabu (17/8) sudah mengalami peningkatan yang cukup bagus,” ujarnya.

Ia menyampaikan hingga saat ini, rata-rata di Malang Raya sudah mencapai angka 1:7. Satu orang positif dari tujuh orang yang dites.

“Kami menargetkan dalam dua minggu semua pasien Isoman, harus sudah dipindahkan ke Isoter,” ungkapnya.

Target dua minggu tersebut terhitung sejak Rabu (18/8) hari ini. Sehingga sampai dua minggu ke depan petugas gabungan bisa bergerak aktif untuk mulai mengajak dan memindahkan pasien Isoman ke Isoter sampai bed occupancy terpenuhi.

Baca Juga :  KUA PPAS 2022 Disepakati dengan 11 Catatan

“Selain target pemindahan pasien Isoman ke Isoter, kami juga berharap ada bantuan vaksinasi. Khususnya di wilayah Kabupaten Malang yang sedang menjalani proses penggerakan vaksinasi,” jelasnya.

Wali Kota Malang H. Sutiaji menambahkan untuk saat ini ada 600 masyarakat Isoman yang terdata. “Baru kami pindah ke Isoter hari ini. Sebelumnya sudah ada 127 pasien yang sudah selesai,” tutupnya.

Ia menjelaskan, dari 600 yang terdata masih 200 masyarakat Isoman yang berhasil dipindahkan. Rinciannya 130 dipindahkan ke Isoter (Safe House Jalan Kawi) dan sisanya dibagi ke RS Lapangan yang ada di Kota Malang.

Baca Juga :  Geber Persiapan Jelang Seri 2, Arema FC Latihan Tertutup

Dalam kegiatan ini turut hadir Kapolresta Malang Kota AKBP Budi Hermanto, Dandim 0833/Kota Malang Letkol Arm Ferdian Primadhona, Dandim 0818/Kabupaten Malang-Batu Letkol Inf Yusub Dody Sandra dan Wadan Lanal Malang Letkol Laut (Kh) Roni Sutadi.

Selain itu juga turut hadir Bupati Malang H. Sanusi, Walikota Batu Dra. Dewanti Rumpoko, Kasikamhanlan Disops Lanud Abd. Saleh Letkol Pas Dolfie Kalangi, Wakapolres Batu Kompol Suharsono, dan Wakapolres Malang Kompol Himawan Setiawan. (rex/ley)

artikel Pilihan