Maksimalkan Kuota Pemain Asing

11
foto: Stenly/NMP

MALANG, NewMalangPos – Stok pemain asing di Arema FC kosong usai Bruno Smith dan Caio Ruan dilepas. Penampilan tak memuaskan kedua pemain berkebangsaan Brazil tersebut membuat mereka harus tersisih dari tim. Kini, Tim Singo Edan berburu posisi lowong tersebut, ditambah lahi pemain lagi di posisi striker dan kemungkinan mendatangkan penjaga gawang asinh.

Bruno Smith meninggalkan peran playmaker di lini tengah Singo Edan, sementara Caio Ruan meninggalkan peran stopper di lini belakang. Dengan begitu, manajemen fokus mencari amnunisi asing baru di posisi tersebut, sekaligus di satu posisi lain.

“Idealnya kan pemain asing ini di posisisi stopper, playmaker, dan striker. Saya sudah coba diskusi dengan pelatih. Di mana-mana kan, perlunya pemain asing itu di situ,” terang General Manager Arema FC Ruddy Widodo.

Untuk posisi striker sendiri, Ruddy menilai perlu pembenahan di sana. Untuk itu, ia merasa tambahan pemain asing di lini depan bisa membuat lini serang Arema FC semakin tajam. Walaupun sebetulnya, Arema FC sudah memiliki sejumlah nama beken dengan kualitas mentereng. Feby Eka Putra, Dedik Setiawan, dan Kushedya Hari Yudo merupakan pemain-pemain yang pernah dipanggil timnas. Di belakang mereka, juga terdapat Muhammad Rafli dan Dendi Santoso.

Namun, kompetisi Liga 1 yang panjang nanti, dia berpendapat bahwa persaingan akan sengit. Pemain asing sebagai juru gedor ini diharapkan mampu memberikan tekanan kepada barisan pertahanan lawan.

“Di Liga 1 nanti, pertahanan tim-tim lawan itu setidaknya pasti akan ada stopper asing. Untuk mengimbanginya, striker asing ini bisa jadi pilihan. Cuma untuk sementara tetap dipertimbangkan lebih dulu,” katanya.

Ada satu posisi lagi yang masih dikabarkan akan diisi oleh pemain asing, yaitu sektor kiper. Keinginan merekrut kiper asing ini memang sudah jadi keinginan manajemen dan direksi sebelum Piala Menpora 2021 bergulir. Keingian tersebut seolah divalidasi di turnamen tersebut. Sektor itu jadi sorotan lantaran tidak tampil baik di dua laga Arema FC yang berakhir dengan kekalahan.

“Kami tidak mau menyalahkan satu-satu, tapi teman-teman pasti tahu lah. Dari kacamata banyak orang, dari sisi penjaga gawang. Dua partai kita kalah, mental pemain jadi drop. Nah yang seperti itu eksekusinya bisa mencari penjaga gawang baru atau ada yang diperbaiki,” ucapnya.

Namun kembali, Ruddy mengingatkan bahwa keputusan pemain-pemain baru nanti akan ada andil dari pelatih kepala yang baru. Dengan begitu, sebelum memastikan pemain asing anyar, dia dan direksi terlebih dahulu bakal menetapkan pelatih kepala. (abr/ley)