Lulusan PT Tertinggal Dunia Kerja

Nizam, Dirjen Dikti Kemendikbudristek

NEW MALANG POS – Pelaksana Tugas (Plt) Dirjen Dikti Kemendikbudristek Nizam mengatakan lulusan perguruan tinggi (PT) selalu tertinggal dari kebutuhan dunia kerja.

Bahkan tertinggal hingga lima tahun dari tren yang berkembang di dunia industri.
“Lulusan kita hari ini hasil pendidikan lima tahun yang lalu. Hingga antara perguruan tinggi dengan dunia kerja selalu tertinggal minimal lima tahun,” kata Nizan dalam rapat di Komisi X DPR RI.

Nizam mengaku kerap menerima keluhan dari dunia industri terkait kompetensi lulusan perguruan tinggi di Indonesia yang tertinggal lima tahun. Dia lalu mengaku kesulitan untuk mengembangkan kurikulum karena perkembangan teknologi industri yang cepat

Baca Juga :  Jokowi Resmi Lantik Dewan Pengawas SWF

Ia berharap program merdeka belajar lewat program Kampus Merdeka di perguruan tinggi dapat mempersempit ketertinggalan itu. Kampus merdeka akan memberi keleluasaan kepada mahasiswa belajar di dunia industri.

“Ini merupakan satu terobosan untuk memastikan tidak ada kesenjangan antara apa yang terselenggara di PT, kurikulum yang berjalan, pendidikan yang berjalan, dan penelitian di PT, itu nyambung,” katanya.

Sementara itu, Direktur Jenderal (Dirjen) Pendidikan Vokasi Kemendikbudristek Wikan Sakarinto mengatakan bahwa kurikulum industri seharusnya bisa masuk dalam kurikulum perguruan tinggi.

Baca Juga :  Kisah Sukses Film Publicist Alumni Komunikasi UMM

“Tidak cuma dibikin bersama, kurikulum industri harus boleh masuk kurikulum pendidikan tinggi kita,” katanya. (cni/van)

Pilihan Pembaca