Longsor di Lereng Bromo Pasuruan Rusak Jembatan hingga Kandang Sapi

9
Sapi limousin terjebak longsor Pasuruan/Foto: Istimewa (Dok BPBD Pasuruan/Detik News)

NewMalangPos-Longsor menerjang lereng Gunung Bromo di Desa Andonosari, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan. Longsor juga menerjang jembatan hingga kandang sapi milik warga.

Longsor Pasuruan menyebabkan jembatan antar dusun di Dusun Selorok, Desa Andonosari. Akibat jembatan rusak akses antar dusun putus. Sebanyak 33 kepala keluarga terisolasi.

“Jembatan rusak menyebabkan 33 KK terisolir,” kata Staf Kedaruratan BPBD Kabupaten Pasuruan, Subandi, seperti dilansir Detik News, Minggu (28/2).

Selain merusak jembatan, longsor pada Sabtu (27/2) petang di kawasan agrowisata ini juga menerjang kandang sapi milik Sumardi (65). Pemilik kandang yang berada di kandang sempat terjebak longsor, namun bisa diselamatkan warga.

Sapi limousin miliknya juga tertimbun. Warga berusaha keras menyelamatkan sapi berbobot 1 ton tersebut. Penyelamatan sapi berlangsung dramatis. Setelah 1 jam, sapi berhasil diselamatkan. Warga memikul sapi tersebut ke tempat aman.

Kades Andonosari, Anton, mengatakan hujan turun di kawasan pegunungan sejak Sabtu sore. Saat itu, Sumardi sedang berada di dalam kandang yang ada di kawasan hutan.

“Tiba-tiba longsor datang dan menimpa kandang korban. Beruntung warga melihat kejadian itu dan langsung menyelamatkan korban dan hewan ternaknya,” kata Anton.

Meski begitu, tak ada korban jiwa dalam peristiwa Longsor di Pasuruan tersebut. Namun kerugian mencapai belasan juta rupiah.

(fat/dtk/mg1/nmp)