Lima Kasus Baru Covid-19 Omicron

Mobilitas warga Desa Banjararum Kecamatan Singosari beberapa waktu lalu diperketat setelah salah satu warganya terkonfirmasi positif Covid-19 varian Omicron.

NEW MALANG POS, MALANG-Warga Kabupaten Malang harus disiplin lagi protokol kesehatan. Menyusul mulai meningkatnya kembali kasus penularan Covid-19. Data terbaru Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur, sejumlah kasus baru Covid-19 varian Omicron terdeteksi pada warga Kabupaten Malang.

Ini disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jatim Erwin Astha Triyono. Menurutnya ada lima orang dari hasil uji sampel swab Jatim di Institute of Tropical Disease (ITD) Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, per 28 Januari 2022 di Jawa Timur ditemukan 108 kasus Covid-19 varian Omicron, dengan lonjakan terakhir sebanyak 82 kasus.

Dari 82 kasus Covid-19 varian Omicron terbaru tersebut, ditemukan dalam sampel yang berasal dari pasien di 13 kabupaten/kota di Jawa Timur. Yakni 31 berasal dari Kota Surabaya. Kemudian lima kasus Covid-19 varian Omicron dari Kabupaten Malang, sisanya tersebar, di Sidoarjo, Gresik, Kabupaten Madiun dan Kota Malang masing-masing lima kasus serta Kabupaten Pasuruan ada empat kasus.

Baca Juga :  Kawasan Banjir Bertambah 11 Titik

“Kima kasus dari warga Kabupaten Malang itu memang benar,” ujar Erwin. Ia mengatakan dari total 108 orang yang sudah terkonfirmasi positif varian Omicron di Jatim, sebanyak 47,2 persen telah dinyatakan sembuh atau selesai menjalani isolasi.

Erwin menambahkan bahwa sebanyak 63,0% yang terinfeksi Omicron adalah mereka yang sudah divaksinasi lengkap dua dosis dan tidak bergejala sampai bergejala ringan. Artinya dengan vaksinasi dapat mengurangi tingkat keparahan akibat Covid-19.

Namun upaya vaksinasi saja tidak cukup, harus dibarengi dengan disiplin menerapkan protokol kesehatan dengan ketat. Hal ini penting dilakukan untuk menjamin seseorang aman dari tertular maupun menularkan Covid-19 kepada orang lain.

Baca Juga :  Jembatan Lowokdoro Sudah Bisa Dilewati

“Pemprov Jatim terus mendorong pemerintah kabupaten/kota untuk memperkuat kegiatan 3T (Testing, Tracing, Treatment). Aktif melakukan pemantauan apabila ditemukan klaster-klaster baru Covid-19 dan segera melaporkan dan berkoordinasi dengan Pemprov Jatim melalui Dinkes Jatim apabila ditemukan kasus konfirmasi Omicron di wilayahnya,” tegasnya.

Plt Kepala Satpol-PP Kabupaten Malang Firmando Hasiholan Matondang mengatakan siap menggalakkan kembali protokol kesehatan kepada masyarakat. Karena memang penerapan Prokes warga mulai kendor. Banyak pelanggaran masker yang sangat disayangkan harus terjadi di tengah kasus yang masih meningkat.

“Betul, hampir semua yang kami temui melanggar,sudah menganggap Covid-19 sudah tidak ada, ini sangat disayangkan,” kata pria yang disapa Mando. Pihaknya bersama beberapa aparat tengah menggalakkan kembali operasi yustisi. Termasuk memaksimalkan peran gabungan Patroli Motor Penegakan Protokol Kesehatan (Pamor Keris) yang digalakkan sejak beberapa waktu lalu.

Baca Juga :  42 Tim Ikuti Piala Persema

“Tetap kami adakan patroli Prokes sehari tiga kali dan operasi yustisi setiap malam. Sehari tiga kali pagi jam 10.00 siang, jam 14.00 dan malam jam 19.00,” rincinya. Dia berharap agar masyarakat kembali mentaati prokes dan menghindari potensi kerumunan. Hal ini demi menurunkan risiko penularan Covid-19 lokal. Terlebih mengantisipasi varian Omicron yang dikhawatirkan.

“Kami menjumpai banyak kelalaian, diimbau masyarakat untuk kembali meningkatkan disiplin prokes demi kebaikan bersama,” tambah Mando.(tyo/agp)

artikel Pilihan