Liga 1 Kantongi Rekom Satgas Covid

Penggawa Arema FC full skuat berfoto bersama bus tim baru di mess pemain baru.

Arema FC Matangkan Skuat di Yogya

MALANG, NewMalangPos – Berbagai dukungan syarat penyelenggaraan Liga 1 yang dijadwalkan Jumat (27/8) pekan depan bermunculan. Terbaru Rabu (18/8) Satgas Covid-19 menerbitkan rekomendasi untuk PSSI. Arema FC pun makin mematangkan persiapan.

Surat yang ditandatangani Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Letjen TNI Ganip Warsito berisi rekomendasi kompetisi dari 27 Agustus 2021 hingga 30 April 2022. Satgas Covid-19 meminta regulator dan operator memerhatikan tiga aspek untuk menggelar kompetisi. “Pertama, setiap anggota tim harus sudah divaksin dosis kedua dan wajib melakukan tes rapid antigen atau PCR dengan hasil negatif sehari sebelum kegiatan,” kata Ganip dalam surat tertulis tersebut.

Poin kedua terkait penerapan 3 M. Yakni memakai masker, menjaga jarak minimal 1,5 meter dan mencuci tangan dengan sabun. “Ketiga, pelaksanaan kegiatan dilaksanakan tanpa penonton di ruangan stadion atau tempat kegiatan dan dapat disiarkan atau disebarluaskan secara daring,” jelas Ganip  yang juga Kepala BNPB itu. Keluarnya rekomendasi itu melengkapi rekomendasi pelaksanaan yang dikeluarkan Mabes Polri pada Mei lalu.  

Baca Juga :  Calon Sekda Disidang Publik

Presiden Arema FC Gilang Widya Pramana menyampaikan seluruh penggawa, jajaran pelatih, dan ofisial tim melaksanakan pemusatan latihan atau training center (TC) di Yogyakarta. Lokasi tersebut dipilih secara mendadak karena rencana awal ingin di Solo, namun dilarang karena masih PPKM.

Rencananya Tim Singo Edan akan mengakhiri TC di Yogyakarta hingga Minggu (22/8) mendatang setelah 10 hari menjalani latihan. Selain berlatih, anak asuhan pelatih Eduardo Almeida itu dikabarkan akan menjalani sejumlah uji coba di Yogyakarta. Meskipun kepastian itu masih menunggu perizinan.

Baca Juga :  Hari ini, 5 Tahun yang lalu Alan Haviludin Tinggalkan Arema

Arema FC berkekuatan 26 pemain pada TC di Yogyakarta. Seluruh pemain, termasuk pemain-pemain yang baru promosi dan pemain yang tengah cedera sedang berada di sana. Itu berarti hanya ada satu pemain saja yang ditinggal di Malang untuk menjalani terapi lebih intens bersama dokter tim.

Catur Jepri Achmad Galih adalah satu-satunya pemain yang sedang dalam pemulihan dan diboyong ke Yogyakarta. Ia diikutsertakan karena dua terapis Arema FC juga ikut. “Biar maksimal pemulihannya, jadi saya diajak oleh tim,” kata dia.

Praktis hanya bek tengah Aji Saka yang ditinggal di Malang. Dia masih berkutat dengan cedera lutut kanan yang dialaminya sejak latihan perdana. “Iya, tinggal Aji yang masih di Malang,” kata Galih kepada New Malang Pos.

Selain dua pemain itu, sejauh ini tidak ada laporan pemain cedera yang diterima pelatih Arema FC Eduardo Almeida. Dari laporan tim medis yang diterimanya, seluruh pemain  dalam keadaan sehat dan bisa berlatih. Pemain yang sempat cedera seperti Ikhfanul Alam dan Diego Michiels juga sudah pulih beberapa minggu yang lalu.

Baca Juga :  Resmi Tahanan Polisi, Bos dan Satpam The Nine Terancam Sembilan Tahun Bui

“Alam dan Diego sudah berlatih, kondisi mereka sudah membaik. Sekarang hanya tinggal Aji Saka dan Galih (Catur Jepri Achmad Galih) yang kondisinya masih cedera. Yang lain tidak masalah. Jadi kalau ada latihan, hanya mereka berdua yang belum bisa,” jelas Almeida.

Meski demikian, pelatih asal Portugal ini tetap merahasiakan berapa banyak pemain yang diboyong ke Yogyakarta. Tidak ada penjelasan maupun konfirmasi yang diterima terkait jumlah pemain tersebut. “Saya tidak akan berkomentar soal itu (total pemain TC),” ujarnya. (abr/van) 

Pilihan Pembaca