Lelang Proyek Enam Jalan Tembus Rp 30 Miliar

PRIORITAS: Salah satu akses jalan tembus Toyomerto-Abdul Gani Atas Kota Batu jadi prioritas pembangunan tahun ini. (NMP/MUHAMMAD FIRMAN)

KOTA BATU, NewMalangPos– Akses jalan tembus di enam titik mulai dilelang pada April mendatang. Hal itu disampaikan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) dalam hearing yang digelar Komisi C DPRD Kota Batu di Gedung Dewan pada Kamis (18/3).

Anggota Komisi C DPRD Kota Batu, Didik Machmud menyampaikan bahwa hearing yang digelar bertujuan untuk memastikan pelaksanaan program pembangunan jalan tembus di Kota Batu tahun 2021. Apakah bisa direalisasikan tahun ini atau tidak.

“Pada intinya agenda hearing untuk mempertanyakan berapa jalan tembus yang akan digarap tahun ini. Juga sampai mana prosesnya dan apakah ada kendala dalam prosesnya,” ujar Didik kepada New Malang Pos, usai hearing.

Baca Juga :  Pemkot Beri Penghargaan Kejari, Pertama Kali Sejak Kota Batu Berdiri

Lebih lanjut, ia menerangkan, dari hasil hearing, DPUPR menyampaikan bahwa lelang proyek jalan tembus akan dimulai April depan. Dengan kepastian tersebut, pihaknya meminta agar DPUPR melakukan sosialiasi kepada masyarakat yang wilayahnya akan dilalui jalan tembus tersebut. “Sosialiasi ke masyarakat ini harus sejelas-jelasnya bahwa pentingnya membangun jalan tembus untuk perekonomian warga. Sehingga ketika penggarapan jalan tembus dimulai masyarakat bisa menerima,” bebernya.

Kemudian pihaknya juga memberikan beberapa catatan agar pembangunan bermanfaat untuk 5-10 tahun kedepan. Misalnya pelebaran jalan tembus harus memiliki lebar 8-10 meter. “Namanya jalan tembus ya harus 8-10 meter. Jangan sampai nanti hanya dibangun dengan lebar 6 meter. Itu namanya jalan tikus, bukan jalan tembus,” tegasnya.

Baca Juga :  Dewan Nilai DPMPTSPTK Lalai Terkait IMB

Sementara itu, Kepala DPUPR Kota Batu, Alfi Nurhidayat menyampaikan bahwa pihaknya akan mempersiapkan segala hal tersebut. Terutama sosialisasi kepada masyarakat tentang program jalan tembus di Kota Batu. “Untuk pembangunan jalan tembus Insya Allah lelang akan dimulai April depan. Sebelum dilakukan pengerjaan kami akan sosialisasi kepada masyarakat. Sehingga dalam prosesnya tidak ada kendala,” terangnya.

Ia mencontohkan, salah satu jalan tembus Toyomerto-Abdul Gani dianggarkan sejumlah Rp 20 miliar. Anggaran itu untuk pembangunan jalan sepanjang 2,1 Km. Pembangunan akan dilakukan secara bertahap. Untuk pembangunan jalan tembus lainnya yang akan digarap seperti Sisir – Pandanrejo Rp 12 miliar, jalan Dusun Brau ke Dusun Jantur, Dusun Celaket menuju Dusun Brau. Serta jalan kawasan tembus Paralayang – Klemuk. Total anggaran yang dibutuhkan seluruhnya untuk pembangunan seluruh jalan tembus itu sekitar Rp 30 miliar. (eri/udi)