Kompetisi Batik Dorong Keberagaman Batik Khas Kota Batu

KHAS: Batik motif bunga hias jadi salah satu ikon batik khas Kota Batu berasal dari Desa Sidomulyo, Kecamatan Batu, Kota Batu.(NMP/MUHAMMAD FIRMAN)

KOTA BATU, NewMalangPos – Ikon Kota Batu terus dimunculkan. Yang terbaru adalah mencari keberagaman dari batik khas Kota Wisata Batu. Untuk memunculkan keberagaman batik tersebut Dinas Pariwisata Kota Batu bakal menggelar Kompetisi Desan Batik Khas Batu 2021 pada 24 Maret 2021 mendatang.

Sebelum kompetisi digelar. Pada Rabu (17/3) kemarin Dinas Pariwisata Kota Batu menggelar workshop bagi para peserta di Jambuluwuk Convention Hall & Resort Batu. Totalnya sebanyak 100 peserta dari Kota Batu yang mengikuti workshop dan kompetisi nanti.

Baca Juga :  Kantor Gubernur Sulbar Ambruk Akibat Gempa M 6,2 Dini Hari di Majene

Kepala Disparta Kota Batu, Arief As Siddiq mengatakan bahwa kompetisi batik bertujuan untuk menstimulus kemunculan batik khas Kota Batu. Hal tersebut juga menjadi tugas dan fungsi dari Disparta Kota Batu. Utamanya untuk pengembangan ekonomi kreatif seperti produk UMKM yang salah satunya adalah batik.

“Kami berharap dengan adanya kompetisi ini masyarakat memiliki wadah untuk mengeksplore kemampuannya dalam seni membatik. Tak hanya itu dengan adanya kompetisi ini kami ingin keberagaman batik khas Kota Batu bermunculan,” ujar Arief kepada New Malang Pos, Rabu (17/3) ini.

Baca Juga :  Mulai Waspadai Pohon Tumbang

Ia mencontohkan beberapa batik khas Kota Batu yang sudah memiliki nama seperti batik motif apel, banteng, batik motif hingga bunga hias. Bahkan batik-batik tersebut kerap dikenakan oleh pejabat Pemkot Batu ketika dinas luar dan sebagai kenang-kenangan tamu yang datang.

Selain menggelar kompetisi batik. Diungkap mantan Kepala DLH Kota Batu ini juga kerap menggelar kegiatan lainnya seperti kompetisi film pendek, fotografi, serta kegiatan lainnya sebagai wadah promosi Kota Wisata Batu. (eri/ggs)