Klarifikasi Lazada Terkait Modus Penipuan COD di Platformnya

Kasus penipuan modus COD di Lazada. (Foto: CNN Indonesia/Safir Makki)

Jakarta, NewMalangPos – Ecommerce asal Singapura, Lazada memberikan klarifikasi mengenai kasus penipuan modus COD atau pembayaran di tempat yang terjadi pada salah satu pelanggannya. Lazada menyebut masalah tersebut sudah ditelusuri dan akan ditindaklanjuti oleh pihaknya.

Sebelumnya media sosial Twitter diramaikan cuitan dari @Nerokumaa yang membahas dirinya telah menjadi korban penipuan dengan cara scam COD, dan salah satu paket yang dikirim ke alamatnya bertandakan ecommerce Lazada.

Menanggapi kasus tersebut, VP Customer Care Lazada Indonesia, Farid Suharjo mengatakan pihaknya telah melakukan penelusuran terkait masalah tersebut dan akan segera ditindaklanjuti.

“Kami sampaikan bahwa kami telah melakukan penelusuran terkait dengan permasalahan yang beredar di media sosial tersebut dan dengan segera menindaklanjuti hal-hal yang melanggar ketentuan yang berlaku di platform Lazada secara ketat,” kata Farid kepada CNNIndonesia.com melalui keterangan tertulis, Rabu (21/10).

Baca Juga :  BI Tembus Target, 12 Juta Merchant Sudah Terhubung QRIS

Kemudian Farid juga menjelaskan bahwa tim internal Lazada selalu melakukan pengawasan yang ketat pada setiap aktivitas penjual dan pembelinya agar setiap peraturan yang mereka terapkan bisa terlaksana dengan baik.

“Secara rutin, tim internal di Lazada terus melakukan pengawasan ketat atas aktivitas penjual dan pembeli di platform kami untuk memastikan semua pihak mematuhi peraturan serta kebijakan yang diberlakukan di Lazada demi kepuasan, keamanan serta kenyamanan berjualan dan berbelanja online di Lazada,” ujar Farid, seperti dikutip dari CNN Indonesia, Jumat (22/10).

Kemudian Farid juga menjelaskan pihaknya tak segan untuk memberikan sanksi dengan menonaktifkan toko ataupun akun pembeli yang terindikasi melakukan pelanggaran.

Baca Juga :  MUI Akan Gelar Ijtima Ulama Komisi Fatwa se-Indonesia, Bahas Soal Kripto hingga Pinjol

“Dalam hal penjual ataupun pelanggan terindikasi melakukan pelanggaran ketentuan bertransaksi di platform Lazada, kami dengan segera menonaktifkan toko atau akun yang bersangkutan,” jelas Farid.

Maka dari itu Farid mengimbau kepada setiap pelanggan Lazada untuk menolak paket yang datang ke alamat pelanggan jika memang tidak memesan paket tersebut.

“Demi keamanan dan kenyamanan berbelanja, kami juga mengimbau kepada para pelanggan Lazada, apabila pelanggan menerima paket yang bukan pesanannya, pelanggan dapat menolak paket dan menginformasikan alasannya kepada kurir,” ujarnya

Kemudian pelanggan juga bisa melaporkan hal tersebut ke layanan Customer Care yang tersedia agar bisa langsung ditelusuri oleh tim internal Lazada.

“Kami juga mengingatkan dan menyarankan pelanggan untuk melaporkan hal ini ke layanan Customer Care kami agar dapat kami telusuri dan lakukan tindakan dengan segera,” pungkasnya.

Baca Juga :  Pemerintah Buka 1.700 Bidang Usaha Untuk Investasi

Selain akun Nerokumaa, sebelumnya akun @snxwies juga mengalami kejadian serupa. mengeluhkan paket datang tanpa dipesan dengan metode COD dari Lazada. Dalam cuitannya, Sabil mengatakan sempat menghubungi layanan pelanggan Lazada mengenai masalah ini. Hal ini ditanggapi pihak Lazada dengan menginstruksikan Sabil untuk tidak menerima paket tersebut.

“Ini kejadian sm ibuku beberapa bulan yg lalu tiba-tiba ada paket dari JNE COD Lazada, kurir nya WA Ibu katanya ada paket. Disitu Ibu kaget padahal ngerti cara pesen di Lazada aja engga, soalnya suka nitip aku/adek. Akhirnya aku hubungi Lazada dan katanya gini, gausah diterima.”

(lnn/mik/cnni/mg7/mg2/jon/nmp)

artikel Pilihan