Tip Siap Tempur UTBK Saat Bulan Puasa

2
UTBK Unair/Foto file: Amir Baihaqi/ Detik News

Surabaya, NewMalangPos – Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) untuk tahun ajaran 2021 ini terasa berbeda karena bertepatan dengan Bulan Puasa Ramadan. Kendati menjalankan ibadah puasa, berikut adalah beberapa tip yang dipaparkan oleh Dosen Fakultas Ilmu Olahraga Unesa, Muchamad Arif Al Ardha, S.Pd., M.Ed agar tidak lemas saat mengerjakan soal dan siap tempur UTBK. Yuk simak sejumlah tip berikut ini!

Menurut Ardha, untuk mengikuti ujian saat puasa diperlukan kesiapan. Baik mental maupun fisik. Karena itu, ada beberapa hal yang bisa dilakukan agar ujian lancar dan puasa aman. Fisik yang prima perlu disiapkan secara matang menjelang ujian. Salah satunya memenuhi asupan tubuh dengan makanan bergizi seimbang, yang memenuhi unsur seperti karbohidrat, protein, lemak, vitamin, mineral dan cairan.

Selain itu, makanan yang bergizi dan sehat terbuat dari bahan makanan kondisi baik, serta aman dari bahan yang dapat membahayakan tubuh. Misalnya pengawet dan juga pemanis buatan.

Melansir dari Detik News, Kamis (15/4), Untuk menghindari dehidrasi selama Ramadhan, Ardha menyarankan setiap peserta yang berpuasa harus memenuhi kebutuhan air minum yang cukup. Yakni minimal dua gelas air putih sebelum sahur dan satu gelas air setelah sahur.

“Konsumsi air putih yang cukup memiliki manfaat untuk mengedarkan nutrisi dan gizi ke seluruh tubuh, meregenerasi sel-sel kulit agar terlihat lebih muda, mencegah sembelit serta membantu mengeluarkan racun melalui urine dan keringat,” kata Ardha di Surabaya, Kamis (15/4).

Selain itu, peserta juga perlu mengimbangi makanan yang bergizi dengan beristirahat yang cukup. Metode belajar SKS (Sistem Kebut Semalam) perlu dihindari menjelang tes UTBK. Sehingga, tubuh akan tetap terasa bugar selama mengikuti tes.

“Kualitas tidur yang baik dapat diindikasi dari jam tidur yang tidak terpotong-potong. Selain itu, penting untuk mematikan lampu selama tidur agar tubuh memproduksi hormone melatonin yang dapat memicu rasa kantuk,” ungkap Ardha.

Lalu, aktivitas fisik ringan seperti gerakan peregangan atau stretching juga dapat dilakukan untuk menambah kemampuan otak dalam menyerap oksigen yang diperlukan dalam proses berpikir.

“Durasi yang cukup berkisar antara 20 hingga 40 menit setiap harinya” tambahnya.

Dengan menerapkan tiga tips ini, Ardha mengatakan, tubuh akan terasa fit dalam mengerjakan setiap soal yang diujikan dalam UTBK. Hal ini karena kebugaran tubuh terjaga.

“Ada indikator untuk menentukan kebugaran tubuh, yakni ketika kita beraktivitas seharian, di malam harinya kita tidak merasa letih atau ketika malam hari harus lembur, di pagi hari kita bangun tidak merasa capek,” pungkas Ardha. (sun/bdh/dtk/mg3/ley/nmp)