Khofifah Minta Sektor Pertanian Dimaksimalkan

11
new malang pos
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menandatangani berkas serah terima jabatan Bupati dan Wakil Bupati Malang di gedung DPRD Kabupaten Malang, Senin (8/3).

Serah Terima Jabatan Bupati dan Wakil Bupati Malang

NewMalangPos, MALANG-Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meminta sektor pertanian di Kabupaten Malang lebih dimaksimalkan. Ini disampaikan saat memimpin serah terima jabatan Bupati dan Wakil Bupati Malang di gedung DPRD Kabupaten Malang, Senin (8/3).

Setelah dilantik sebagai Bupati dan Wakil Bupati Malang terpilih pada Jumat (26/2) lalu, Drs. H. M. Sanusi serta Didik Gatot Subroto, menerima jabatan Sekretaris Daerah Kabupaten Malang Dr. Ir. Wahyu Hidayat yang sebelumnya ditunjuk sebagai Plh Bupati Malang.

Serah terima jabatan disaksikan langsung oleh Gubernur Jatim. Termasuk Forkopimda Kabupaten Malang serta Wali Kota Malang Sutiaji dan Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko.

Dalam paparan, Khofifah Indar Parawansa meminta Bupati dan Wakil Bupati Malang memaksimalkan potensi yang ada. Salah satunya adalah sektor pertanian.

“Pertanian di Kabupaten Malang ini sangat mungkin bisa dikembangkan. Pada periode lalu ada sedikit kontraksi, tapi bisa didorong secara signifikan,” ucap Khofifah.

Selain pertanian, KEK Singhasari juga menjadi perhatian. Untuk mendukung proyek prestisius ini, Pemkab Malang sudah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 10 miliar.

“KEK Singhasari ini dimonitor oleh Kementerian Perekonomian. Jadi nanti mohon tim Kabupaten Malang bisa lebih pro aktif supaya progresnya bisa memberikan warna lebih,” tuturnya.

Begitu juga dengan UMKM. Menurut Khofifah, UMKM di Kabupaten Malang sangat berpotensi berkembang dengan mengikuti perkembangan teknologi yang ada. Karenanya ia mendorong Pemkab untuk melakukan digitalisasi dan optimalisasi e-commerce bagi UMKM. 

“E-commerce di Malang luar biasa. Seperti kata Jack Ma, 2030 nanti 99 persen UMKM akan beralih ke perdagangan online. Karenanya harus ada sinergitas antara pemerintah dengan kampus, untuk memberikan percepatan kemakmuran,” urainya.

Sementara itu, Drs. H. M. Sanusi akan melakukan gebrakan menjawab PR Gubernur Jatim untuk memaksimalkan sektor pertanian. Sehingga dapat mendongkrak perekonomian masyarakat.

“Kami akan berupaya meningkatkan produktifitas yang ada di Kabupaten Malang. Selain pertanian, juga termasuk peternakan dan perikanan. Bahkan sayur sudah kita ekspore dari petani di Poncokusumo,” terang Sanusi.

Selain itu, Sanusi juga meminta dukungan Gubernur Jatim untuk merealisasikan program kelapa sawit di Malang Selatan. Karena jika terealisasi, maka hasilnya bisa berlipat yang dapat mendongkrak kemakmuran masyarakat.

“Sekarang tanah produktif hampir 60 ribu hektare. Setiap satu hektare bisa menghasilkan Rp 100 juta per-tahun. Karenanya butuh bantuan Gubernur Jatim untuk merealisasikan, karena ke depan sskua hasil pertanian kita arahkan ekspore ke luar negeri,” paparnya.(dj6/agp)